Pasien Positif Covid-19 di Sumbar 96 Orang

Editor: Koko Triarko

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumatra Barat, Jasman Rizal, Jumat (24/4/2020) /Foto: M. Noli Hendra 

PADANG – Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumatra Barat, Jasman, mengatakan, per hari ini Jumat (24/4), jumlah warga positif Covid-19 di provinsi tersebut bertambah 10 orang, sehingga total hingga sore ini mencapai 96 orang.

Ia menyatakan, penyumbang terbanyak positif Covid-19 masih dari Kota Padang sebanyak 6 orang, Kabupaten Pesisir Selatan 2 orang, Kabupaten Kepulauan Mentawai 1 orang, dan untuk pertama kali dari Kota Payakumbuh 1 orang warganya positif Covid-19.

“Memang terjadi peningkatan, yang mengejutkan itu di Kota Payakumbuh, ada warganya yang positif Covid-19. Padahal, sebelumnya di Payakumbuh tidak ditemukan kasus Covid-19,” katanya, Jumat (24/4/2020).

Sementara itu, ada pasien suspect Covid-19 meninggal hari ini, yang dirawat di Semen Padang Hospital. Sedangkan untuk angka kesembuhan terbilang bagus, yakni 17 orang.

“Semoga dengan adanya PSBB ini angka ini dapat ditekan. Untuk itu, kepada masyarakat diharapkan kepatuhannya atas aturan yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pesisir Selatan, Rinaldi, menyampaikan sebulan sejak ditetapkannya kasus positif Covid-19 pertama di Kabupaten Pesisir Selatan pada 22 Maret 2020, hingga hari ini Jumat (24/4), tercatat total masyarakat Pesisir Selatan yang terkonfirmasi Covid-19 berjumlah 14 orang.

Dikatakannya, melihat data terkini, terdapat penambahan 2 kasus baru berdasarkan hasil laboratorium uji swab terhadap sejumlah ODP yang sebelumnya sudah melakukan karantina.

Rinaldi menyatakan, dua kasus terbaru masih berasal dari Transmisi Lokal di Puskesmas Koto XI Tarusan, yang sebagian besar petugasnya sudah dikarantina. Keduanya merupakan petugas medis di Puskesmas tersebut.

“Untuk dua kasus positif yang baru sudah langsung dikarantina ke Bapelkes Provinsi Sumatra Barat di Padang,” jelasnya.

Ia memaparkan, dari 14 Kasus tersebut, 3 dinyatakan sembuh, dan 11 kasus yang masih aktif dengan rincian dirawat di RSUD Muhammad Zein Painan 1 Orang, dan 1 orang dirawat di Rumah Sakit Ahmad Muchtar Bukitinggi, serta 9 orang dikarantina di Bapelkes Provinsi Sumatra Barat.

Sementara itu untuk jumlah Pasien Dalam Pemantauan (PDP) masih berjumlah 12 orang, orang dalam pemantauan (ODP) 299, dan yang masih dalam pemantauan 44 orang.

Menanggapi situasi itu, Kepala Dinas Kesehatan, Pesisir Selatan, Satria Wibawa, mengakui di daerahnya terus berupaya untuk memenuhi kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD), terutama bagi tenaga medis dalam melakukan tugas menangani pasien Covid-19.

“APD adalah kebutuhan yang sangatlah penting.  Untuk itu,  Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan menganggarkan sebesar Rp1,5 miliar untuk pembelian APD,” sebutnya.

Terkait jumlah bantuan APD dari berbagai pihak, saat ini pihaknya masih melakukan pendataan, karena bantuan APD tersebut ada yang diserahkan langsung ke OPD terkait dan ada yang ke Posko. Namun, bantuan-bantuan yang diserahkan ke Posko langsung diserahkan ke OPD terkait.

Lihat juga...