Paduan Bahan Herbal untuk Tingkatkan Daya Tahan Tubuh

Editor: Makmun Hidayat

JAKARTA — Imunitas tubuh merupakan hal utama dalam menangkal berbagai serangan virus, bakteri maupun jamur pada tubuh manusia. Selain pola makan seimbang, olahraga dan istirahat yang cukup, minuman herbal juga dipercayai dapat meningkatkan daya imunitas tubuh. 

Formulator Inaker Health Drink, Hindarsono Susantio, menyatakan berbagai tanaman di Indonesia, dapat digunakan sebagai bahan baku herbal.

“Saya melakukan formulasi pada tiga bahan, yaitu teh hijau, jahe merah dan kulit jeruk dengan tujuan meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh terhadap penyakit,” kata Hindarsono saat dihubungi, Sabtu (25/4/2020).

Ia menyatakan minuman teh herbal ini terutama ditujukan untuk tim medis karena rasa keprihatinan kepada para tim medis yang merawat  pasien Covid, banyak terpapar virus juga.

“Harapannya dengan minum teh ini pagi dan sore, tim medis akan semakin sehat dan kuat untuk merawat pasien. Kalaupun terpapar virus, virusnya bisa lemah karena ada antiviralnya,” ujarnya.

Hindarsono menjelaskan alasan pemilihan bahan ini adalah masing-masing bahan herbal yang terkandung dalam teh herbal buatannya ini, memiliki khasiat yang berbeda. Tapi memiliki satu esensi, yaitu meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh.

“Teh hijau mengandung EGCG  untuk antiviral dan flavonoid sebagai antioksidan. Jahe merah mengandung gingerol yang berkhasiat sebagai amtioksidan, anti imflammatori dan immunomodulator yang memiliki kemampuan untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Sementara kulit jeruk mengandung hisperedin sebagai antiviralnya,” paparnya.

Selain itu, Hindarsono menyampaikan, bahwa ketiga bahan herbal ini mudah didapatkan di Indonesia.

“Proses pembuatannya itu sekitar 10 hari. Yang lama, pengeringan bahan. Membutuhkan waktu sekitar 3-5 hari. Lalu semua bahan akan dihaluskan atau grinding, lalu dicampur, baru kemudian di-packing,” urainya.

Hindarsono menyatakan teh herbalnya ini akan diberikan secara gratis ke seluruh rumah sakit yang melakukan penanganan dan perawatan pasien COVID 19.

“Kita prioritaskan untuk rumah sakit di Jawa dulu. Kita sudah berikan pada staf medis di Wisma Atlet dan RIS Hospital BSD. Di RIS BSD, yang menerima adalah pihak manajemen, Bu Susan dan dr. Jack,” ucapnya.

Ia menyatakan pengiriman berikutnya adalah ke rumah sakit yang ada di wilayah Banten. “Tapi karena sedang ada pemberlakuan PSBB,  bahan baku dan pengiriman jadi agak terhambat,” ucapnya lebih lanjut.

Terkait penamaan minuman ini, yaitu INAKER Health Drink, Hindarsono menjelaskan bahwa dirinya merupakan bagian dari INAKER, yaitu suatu organisasi masyarakat Indonesia Bekerja, yang salah satu kegiatannya adalah peduli COVID 19.

“Saya di sana sebagai Ketua Divisi Penanggulangan Penyebaran COVID 19. Salah satunya, yang kami lakukan adalah menciptakan Health Drink untuk membantu para tim medis,” pungkasnya.

Lihat juga...