Manggala Agni KLHK Turut Aktif Cegah  Covid-19

Editor: Koko Triarko

JAKARTA – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) melalui para Manggala Agni di beberapa wilayah di Indonesia, terus berjuang melakukan upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), dan pencegahan Covid-19

Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, KLHK, Basar Manullang, mengatakan selain bertugas mengendalikan karhutla, personel Manggala Agni juga turut aktif dalam upaya mencegah pandemi Covid-19.

Pada kegiatan patroli terpadu dan patroli pencegahan karhutla, personel Manggala Agni rutin mendatangi masyarakat sejak awal April.

“Manggala Agni di samping tugas utamanya memberikan sosialisasi pencegahan karhutla, mereka juga membantu menyampaikan sosialisasi pencegahan Covid-19,” katanya, dalam laman rilis KLHK.

Basar Manullang pada keterangan tertulisnya juga menggungkapkan, pada 2020, patroli terpadu pencegahan yang beranggotakan tim Manggala Agni, TNI, Polri, dan Masyarakat Peduli Api (MPA) dilaksanakan di 440 desa rawan karhutla. Sedangkan patroli mandiri yang dilakukan oleh Manggala Agni dilaksanakan di 600 desa rawan karhutla.

Basar melanjutkan, Manggala Agni bersama petugas di lapangan lainnya juga melakukan penyemprotan disinfektan. Penyemprotan dilakukan dengan menggunakan cuka kayu sebagai hasil alternatif penyiapan lahan tanpa bakar hasil produksi Manggala Agni.

“Penyemprotan disinfektan ini dilakukan oleh Manggala Agni di wilayah Sumatra dan Kalimantan, bersama anggota TNI, Polri, dan para pihak lainnya. Penyemprotan dilakukan pada tempat yang biasanya ramai orang berkumpul dan tempat-tempat ibadah”, ungkap Basar.

Diceritakan Basar, bahwa baru-baru ini ada aksi anggota Daops Manggala Agni Sulawesi III/Tinanggea, Sulawesi Tenggara. Mereka aktif berpartisipasi bersama dengan penggiat media, LSM, dan civitas akademika setempat, memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan yang diberikan antara lain berupa masker dan sembako, seperti beras serta minyak goreng.

Basar menegaskan, di tengah pandemi ini Manggala Agni tetap dituntut selalu siap siaga. Begitu pun jika terjadi karhutla, mereka harus tetap bekerja di lapangan untuk masyarakat dan lingkungan agar terbebas dari asap karhutla.

“Di wilayah yang terjadi karhutla seperti Riau, Sumatra Utara, dan Kalimantan Timur, Manggala Agni tetap melaksanakan pemadaman ketika ditemukan titik api. Mereka di lapangan tetap berupaya sekuat tenaga untuk menanggulangi karhutla ” tambah Basar.

Berdasarkan Satelit Terra/Aqua (NASA) Conf. Level ≥80%, perbandingan total jumlah hotspot tahun 2019 dan 2020 (tanggal 1  Januari – 14 April 2020) sebanyak 690 titik, pada periode yang sama 2019 jumlah hotspot 1.109 titik, hal ini menunjukkan terdapat penurunan jumlah hotspot 419 titik atau 37,78 persen.

Lihat juga...