15 Peserta Ijtima Ulama Gowa dari Purbalingga Positif Covid-19
Editor: Makmun Hidayat
PURBALINGGA — Sebanyak 15 orang warga Kabupaten Purbalingga yang mengikuti ijtima ulama di Gowa, hasil test swab dinyatakan positif Covid-19. Sebelumnya, ada 25 peserta ijtima ulama yang positif Covid-19 dari hasil rapid test, namun setelah melalui swab yang positif hanya 15 orang.
“Penambahan positif Covid-19 ini cukup banyak dan semua dari kluster ijtima Gowa. Saya berharap, tidak hanya peserta ijtima ulama saja yang pro aktif melapor, tetapi masyarakat yang mengetahui ada tetangganya mengikuti ijtima ulama, segera laporkan. Demi pencegahan penyebaran Covid-19,” kata Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi, Sabtu (25/4/2020).
Lebih lanjut bupati Purbalingga yang biasa disapa Tiwi ini menjelaskan, jumlah peserta ijtima ulama Gowa yang terdeksi ada 61 orang. Kemudian dilakukan rapid test kepada 61 orang tersebut, ditambah dengan keluarga yang melakukan kontak dengan mereka, sehingga total ada 121 orang yang rapid test.
Dari 121 orang tersebut, 25 orang dinyatakan positif dari rapid test. Kemudian dilakukan test swab dan hasilnya hanya 15 orang yang positif Covid-19. 15 orang peserta ijtima ulama yang positif tersebut antara lain laki-laki (45) warga Kecamatan Kutasari, Perempuan (38), warga Kecamatan Kutasari, laki-laki (57), warga Kecamatan Bojongsari, laki-laki (36), warga Kecamatan Bojongsari dan lain-lain.
Dengan adanya penambahan pasien positif tersebut, maka total jumlah positif Covid-19 di Kabupaten Purbalingga ada 25 orang. Selain penambahan 15 orang dari kluster ijtima ulama Gowa, juga ada penambahan satu pasien positif Covid-19 dari klaster Lembang, Bandung dan satu pasien positif yang diduga tertular anaknya yang baru mudik dari Jakarta.
Sementara itu, dari 25 pasien positif Covid-19, 5 orang sudah dinyatakan sembuh dan sudah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing. Sisanya tinggal 20 pasien positif yang masih menjalani perawatan di beberapa rumah sakit.
Selain menerima hasil test swab positif, Kabupaten Purbalingga juga menerima hasil test swab negatif, yaitu untuk dua pasien , satu masih di rawat dan satu sudah meninggal dunia.
“Jadi pasien meninggal yang warga Kecamatan Rembang hasil swab negatif dan juga satu pasien lainnya yang warga Kecamatan Kaligondang,” terangnya.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Purbalingga, drg Hanung Wikantono merinci, sampai dengan kemarin, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang masih dirawat dan menunggu hasil swab ada 28 orang. Dan dari 28 PDP tersebut, 7 diantaranya berasal dari klaster ijtima ulama Gowa.
“Total jumlah PDP di Kabupaten Purbalingga secara keseluruhan ada 134 orang, termasuk yang positif, negatif serta yang masih dirawat maupun yang sudah meninggal dunia,” katanya.