Pemkab Lamsel Antisipasi Warga dari Jawa Mudik Awal
Editor: Koko Triarko
LAMPUNG – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berkoordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyiapkan titik disinfeksi di pintu masuk pulau Sumatra, guna mengantisipasi adanya mobilitas masyarakat dari pulau Jawa yang mudik lebih awal ke Sumatra.
Plt Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto, mengatakan, titik disinfeksi telah dikoordinasikan dengan Balai Karantina Pertanian (BKP) wilayah kerja Bakauheni. Sebab, pada area kantor karantina pertanian, telah disediakan ruang disinfeksi. Lokasi tersebut akan digunakan untuk menyemprot semua kendaraan pemudik asal pulau Jawa tujuan Sumatra. Terlebih warga dari episentrum Corona Virusdisease (Covid-19) seperti Jakarta dan sekitarnya.

Imbauan kepada masyarakat agar menghindari kegiatan berkumpul, bagi warga yang bekerja di Jakarta dan sekitarnya untuk menunda perjalanan. Bagi pemudik, pendatang asal pulau Jawa yang pulang ke Lamsel, diminta agar melapor ke aparat desa setempat. Langkah isolasi mandiri dilakukan selama 14 hari, agar tidak meresahkan masyarakat di sekitarnya.
“Hindari kegiatan yang mengundang banyak orang, kumpul-kumpul supaya rantai penyebaran virus Corona bisa cepat teratasi, karena langkah pencegahan menjadi tanggung jawab bersama, termasuk masyarakat, pemerintah dan unsur terkait,” terang Nanang Ermanto, di sela kegiatan penyemprotan disinfektan di sejumlah area pelabuhan Bakauheni, Selasa (31/3/2020).
Pemkab Lamsel dan gugus tugas percepatan penanganan Covid-19, menurut Nanang Ermanto telah melakukan gotong royong. Upaya tersebut telah dilakukan dengan koordinasi bersama Kepolisian Resor Lamsel, PT ASDP Indonesia Bakauheni, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Panjang, Karantina Pertanian dan unsur terkait.
Nanang Ermanto mengapresiasi langkah PT ASDP Indonesia Ferry yang menyiapkan langkah pencegahan. Langkah yang dilakukan, menurutnya berupa penyiapan protokol kesehatan bagi pengguna jasa. Setelah dilakukan rekomendasi oleh Forkopimda, penyiapan thermal gun, bilik disinfektan dilakukan di dermaga reguler dan dermaga eksekutif.
“Pencegahan Covid-19 menjadi tugas bersama, agar wilayah Lamsel tidak atau jangan sampai ada warga yang terkena virus tersebut, kami juga bagikan masker kepada masyarakat di pelabuhan hari ini,” beber Nanang Ermanto.
Di lokasi yang sama,Kapolres Lamsel, AKBP Edi Purnomo menyebut pihaknya melalukan disinfektan ke sejumlah titik. Armada water canon milik Polres Lamsel dikerahkan membantu upaya pencegahan Covid-19. Forkopimda Lamsel juga menerjunkan kendaraan water canon dan juga kendaraan Basarnas, serta kendaraan Pemadam Kebakaran (Damkar).
Sejumlah titik yang disemprot pada Selasa (31/3) meliputi area berkumpulnya kerumunan. Meliputi area Seaport Interdiction, loket pembelian tiket kendaraan, terminal eksekutif Anjungan Agung, terminal antarmoda Bakauhenu, area loket pembelian tiket dermaga reguler. Penyemprotan juga dilakukan pada area pasar Bakauheni, objek wisata Menara Siger dan PT Pelabuhan Bandar Bakau Jaya.
“Polsek dan jajaran juga telah melakukan disinfeksi pada sejumlah lokasi kerumunan untuk mencegah penyebaran virus Corona,” beber AKBP Edi Purnomo.
Ia dengan tegas juga mengimbau warga yang ada di kerumunan pasar dan tempat berkumpulnya orang, segera pulang. Sesuai maklumat Kapolri, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan kegiatan yang mengundang masyarakat banyak. Selain itu, kepolisian akan membubarkan secara paksa kegiatan tidak berizin yang mengumpulkan massa mencegah Covid-19.
Solikin, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry cabang Bakauheni, juga melakukan langkah antisipasi. Titik pintu keluar penumpang pejalan kaki di pelabuhan Bakauheni telah dipasang bilik disinfeksi. Bilik tersebut diisi dengan cairan yang akan menyemprot secara otomatis mencegah penyebaran Covid-19. Sejumlah petugas KKP, ruang isolasi juga disiapkan dalam upaya pencegahan Corona.
Pengawasan oleh ASDP, disebutnya telah melakukan protokol kesehatan. Sinergi dengan sejumlah stakeholders dilakukan untuk melakukan pencegahan sedini mungkin pada virus Covid-19.
Ia juga menyebut jumlah penumpang mengalami peningkatan. Meski demikian, adanya pemudik asal pulau Jawa yang pulang masih dalam pendataan.