Hand Sanitizer Alami Mulai Dilirik UMKM
Redaktur: Muhsin E Bijo Dirajo
BEKASI — Cairan pembersih tangan atau hand sanitizer yang langka membuat banyak pihak melakukan kreatifitas tersendiri. Seperti yang saat ini banyak bermunculan di Kota Bekasi.
“Ini produk baru, olahan rumah tangga dengan bahan baku alami. Dibuatnya pun sejak marak wabah virus Corona. Jadi namanya pun masih hand sanitizer alami gitu aja,” ujar Jibon, penjual hand sanitizer alami, kepada Cendana News di Bekasi, Selasa (31/3/2020).
Dikatakan, produksi Hand sanitizer alami tersebut dibuat di Bandung, dan mulai dipasarkan di beberapa Kota wilayah Jawa Barat, termasuk Kota Bekasi.
Ia menyebutkan, peminatnya pun lumayan banyak karena dia tidak hanya berfungsi sebagai pembersih tangan. Adapun bahan bakunya menggunakan daun sirih, jeruk nipis, kayu putih dan lidah buaya. Untuk menambah pemanis tampilan ditambahkan 0,5 persen etanol.
Ia mengklaim, Hand sanitizer memiliki tiga fungsi, pertama pembersih tangan, kedua bisa dibuat perawatan kewanitaan dan ketiga bisa untuk luka ringan seperti jatuh dan lainnya.
“Ini murni alami, non bahan kimia, sehingga aman digunakan dalam kondisi apapun. Apalagi saat ini hand sanitizer tengah diburu,” tukas Jibon saat berada di wilayah Kota Bekasi.
Dalam produksinya sendiri, masih dilakukan secara manual, dari semua bahan direbus atau diuap, dengan teknik dan alat khusus.
Hand sanitizer tersebut kaya akan rempah, dengan komposisi dan khasiat yang sudah dikenal di Indonesia. Sehingga aman bagi siapapun.
Sumantari, salah satu agen yang menjual hand sanitizer alami di Kota Bekasi, mengatakan jika ada yang berminat bisa dipesan di pasar Bantargebang. Menurutnya jumlah masih terbatas karena uji pasar, sebagai produk baru.