Gubernur Sumsel: Mudik Ramadan Tahun Ini Harap Ditunda

PALEMBANG  – Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, mengharapkan masyakarat asal provinsi ini dan sedang berada di perantauan,  untuk sementara menunda mudik menjelang Ramadan 1414 Hijriyah mulai 24 April 2020.

Pihaknya mengharapkan agar masyarakat Sumsel yang saat ini berada di luar daerah khususnya zona merah COVID-19 untuk menahan diri atau menunda pulang mudik ke Sumsel menjelang bulan Ramadhan tahun ini, kata gubernur usai meninjau ODP Center Jakabaring Palembang, Minggu.

“Dengan ini saya minta agar warga Sumsel yang ada di perantauan atau pemimpin organsiasi kesukuan dan profesi yang ada di luar jangan pulang dulu sementara ini.  Tahan dulu mudiknya kasihan dengan warga yang ada di sini,” kata gubernur.

Menurut dia, dukungan kerja sama dan pengertian ini sangat dibutuhkan pemerintah agar lebih cepat memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Sumsel.

“Bantulah kami dengan doa dan tidak usah pulang dulu sampai kondisi membaik. Untuk warga Sumsel yang berdomisili di Sumsel jika tidak ada keperluan mendesak tahan dulu jangan lakukan perjalanan keluar kota,” tegasnya.

Selain memberikan imbauan itu gubernur juga mengajak masyarakat Sumsel untuk menjaga imunitas. Karena dengan imunitas yang baik dapat meminimalisir penularan COVID-19.

“Selain social distancing, yang tak kalah penting kita juga harus menjaga ketahanan tubuh. Jaga makan, jaga pola tidur, jaga gerak dan selalu positif thinking. Agar terbentuk imunitas yang kuat pada masing-masing individu,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Herman Deru juga melakukan pengecekan kesiapan operasional ODP Center. Gubernur tampak didampingi Kepala Dinas Kesehatan Sumsel Dra. Lesty Nuraini dan Juru Bicara Satgas Pencegahan dan Penanggulangan COVID-19 Sumsel, Prof Yuwono.

Hadir juga Ketua Tim Penyakit Infeksi Emerging (PIE) RSUP MH Palembang, dr Zen Ahmad, Direktur RSUD Siti Fatimah dr. Syamsuddin Isaac SM, Sp.OG, serta Kepala BPBD Sumsel, Iriansyah. (Ant)

Lihat juga...