Elephant Park Bandar Lampung Ajang Temu Komunitas

Editor: Koko Triarko

LAMPUNG – Elephant Park di Enggal, Bandar Lampung, selain menjadi taman dan ruang publik, dimanfaatkan oleh sejumlah komunitas untuk mengadakan berbagai acara dan  silaturahmi. Salah satunya, komunitas ‘Lampung Skateboard Division’, yang rutin berlatih papan selancar beroda tersebut.

Alvo Guntaro, ketua komunitas Lampung Skateboard, menyebut latihan kerap dilakukan setiap hari. Bagi sejumlah anggota komunitas yang bekerja, kegiatan dilakukan sore hari. Namun saat hari libur dan akhir pekan, komunitas bisa berlatih sejak pagi dengan anggota mencapai lebih dari 15 orang. Elephant Park menjadi lokasi latihan, karena kerap digunakan dalam event skateboard.

Latihan, silaturahmi yang rutin dilakukan anggota komunitas, menurut Alvo sekaligus persiapan menghadapi event skateboard internasional. Pada setiap 21 Juni, akan digelar ‘Go Skateboarding Day (GSD)’ atau hari skateboard. Sebagai pecinta skateboard, Alvo mengaku sudah mengenal olah raga tersebut sejak 2000.

Wahana yang luas untuk bermain bagi komunitas skateboard dibangun pada area Elephant Park yang ramai dikunjungi saat akhir pekan, Minggu (8/3/2020). -Foto: Henk Widi

“Sebelumnya, para pecinta skateboard berlatih di sejumlah lokasi, namun sejak tiga tahun terakhir keberadaan Elephant Park yang dibuat menjadi sarana olah raga, rekreasi memfasilitasi komunitas skateboard,” terang Alvo di  Elephant Park, Minggu (8/3/2020).

Elephant Park, menurutnya sudah beberapa kali menjadi lokasi event Go Skateboarding Day. Sebagai bagian dalam menyambut event tersebut, anggota komunitas terus melakukan persiapan. Lokasi yang representatif dengan sejumlah sarana berlatih skateboard tingkat dasar hingga profesional. Edukasi skateboard juga dilakukan bagi anak-anak yang ingin mencoba permainan itu.

Edukasi yang diberikan bagi pemain skateboard pemula, di antaranya terkait keselamatan. Sejumlah alat keselamatan yang digunakan meliputi sepatu skate, helm skate, knee pads, elbow pads wrist guard.

Sejumlah alat pelindung tubuh saat bermain skateboard tersebut selalu dikenakan, agar tidak mengalami cedera. Sebab, wahana bermain skateboard merupakan besi, beton, kayu.

“Lokasi taman Elephant Park lokasi bermain skateboard cukup luas, bahkan semua wahana bisa dipakai berlatih,” bebernya.

Komunitas Lampung Skateboard Division, menurut Alvo Guntaro mempersiapkan diri untuk GSD. Seperti event sebelumnya yang digelar setiap tahun, berbagai kegiatan akan dilakukan. Di antaranya best custome, hippie jump, high ollie, fun game, best trick dan sejumlah game menarik lain.

Event bertemunya para pecinta skateboard kerap dihadiri oleh ratusan orang dari berbagai komunitas di Lampung.

Abi, pemuda asal Rajabasa, menyebut Elephant Park seperti base camp bagi komunitasnya. Ia mengapresiasi pemerintah kota Bandar Lampung yang telah memfasilitasi sejumlah komunitas. Sebab, komunitas skateboard bisa berlatih dengan berbagai wahana yang menantang bagi pecinta skateboard. Elephant Park yang cukup luas bahkan bisa digunakan sebagai sarana rekreasi dan silaturahmi bagi sejumlah komunitas.

Rekreasi saat akhir pekan di Elephant Park, menurut Abi sekaligus menjadi silaturahmi bagi anggota komunitas. Saat hari Minggu, gelaran Car Free Day (CFD) taman tersebut menjadi wahana bersantai bagi sejumlah keluarga.

Fasilitas rekreasi dan olah raga yang terintegrasi menjadikan Lampung Skateboard Division rutin berkumpul di Elephant Park.

Lihat juga...