Dugan Rempah Khas Lampung, Segar dan Berkhasiat
Editor: Koko Triarko
LAMPUNG – Berbagai jenis kuliner unik menjadi pilihan untuk menikmati akhir pekan, salah satunya dugan rempah. Dugan atau kelapa muda ini terbilang istimewa, karena direbus bersama sejumlah rempah yang berkhasiat kesehatan.
Safandi, pemilik warung dugan rempah di Kelurahan Kaliawi, Kecamatan Tanjung Karang Pusat, Bandar Lampung, menyebut dugan atau kelapa muda disajikan dalam dua pilihan. Dugan segar dan dugan rebus yang memiliki sejumlah khasiat untuk meningkatkan stamina tubuh.
Warung yang dikenal menjual dugan rebus, menurut Safandi merupakan satu satunya di kota Bandar Lampung. Diberi nama Arzam dugan, warung miliknya cukup strategis di depan SPBU Kaliawi, sehingga mudah dicapai oleh para pelanggan.

Jenis dugan yang disediakan merupakan dugan hijau dan cupit merah yang digemari. Sebab, dugan hijau dan cupit merah memiliki rasa air manis dengan daging buah menyegarkan.
Pilihan menjual dugan rebus, diakui Safandi sudah dijalankan sejak 11 tahun silam. Saat ia merantau ke Jakarta, ia kerap melihat dugan dibakar dengan tambahan susu dan rempah. Terinspirasi khasiat sejumlah rempah yang dikombinasikan dengan dugan, ia membuka warung dugan rebus. Berbagai jenis rempah merupakan ramuan tradisional yang dikenal sebagai jamu.
“Berbagai jenis rempah yang saya gunakan akan direbus dalam dandang bersama dugan yang masih utuh bersama kulitnya selama delapan jam, sehingga rempah akan meresap ke dalam air serta daging buah,” terang Safandi saat ditemui Cendana News, Sabtu (7/3/2020).
Berbagai jenis rempah yang direbus bersama dugan, menurut Safandi cukup beragam. Namun, ia memilih hanya menyiapkan sejumlah rempah pilihan, sisanya akan diberikan sesuai minat pelanggan.
Jenis rempah yang dominan digunakan meliputi kapulaga, jahe merah, kunyit, serai, merica, akar alang-alang. Perebusan dalam waktu lama membuat rempah terasa di dalam dugan saat dinikmati.
Dugan yang direbus menggunakan rempah, memiliki sejumlah khasiat. Pada musim penghujan saat stamina tubuh menurun, menikmati dugan rebus rempah bisa menjadi pilihan. Sejak muncul virus Corona atau Covid-19 di Wuhan,Cina dan masuk ke Indonesia, kesadaran warga meminum rempah makin meningkat. Dugan rebus rempah yang dijual dengan khasiat tersebut ikut mengalami kenaikan permintaan.
“Sebelum muncul virus Corona dugan rebus rempah saya memang cukup diminati, kini makin banyak dipesan untuk kesehatan,” terang Safandi.
Sejumlah khasiat dari dugan rempah yang disediakan oleh Safandi, cukup beragam. Khasiat itu meliputi lancarnya sistem pencernaan, cegah dehidrasi, menurunkan tekanan darah, bagus untuk diet, mencegah terbentuknya batu ginjal dan menetralisir racun dalam ginjal.
Manfaat lain diantaranya menghancurkan batu empedu, menghilangkan sakit pinggang, meningkatkan daya tahan tubuh dari virus.
Dugan yang didatangkan dari wilayah Hanura, Kabupaten Pesawaran menurut Safandi diperoleh dari kaki Gunung Betung. Memiliki rasa manis, daging buah tebal membuat konsumen menyukai dugan yang dijualnya.
Konsumen kerap akan menikmati dugan segar tanpa direbus sebelum menikmati dugan rebus rempah yang disediakan. Rasa khas manis air kelapa akan diberi tambahan gula aren dan susu sesuai selera.
“Khasiat langsung yang dirasakan pelanggan umumnya menghangatkan badan, karena dominan rempah jahe, merica dan kapulaga,” beber Safandi.
Untuk menjaga kualitas, Safandi sengaja membatasi jumlah dugan yang direbus. Sebanyak 18 dugan rebus disiapkan dalam kondisi sudah direbus sejak pagi. Jenis dugan segar tanpa direbus, menurutnya tetap dijual dalam jumlah banyak mencapai lebih dari 100 butir. Sebab, konsumen yang menikmati dugan segar akan menikmati di warung sebagian dibawa pulang.
Dengan adanya virus Covid-19 yang mulai masuk ke Indonesia, Safandi mengaku jumlah pesanan meningkat. Semula hanya menghabiskan 18 butir dugan rebus rempah, kini lebih dari 25 butir. Sebab, khasiat dari sejumlah rempah hampir menyerupai jamu. Proses merebus rempah tanpa langsung dicampur ke air dugan membuat minat konsumen tinggi.
“Kalau minum jamu langsung biasanya pelanggan enggan, cara yang dilakukan meminum air dugan yang direbus rempah,” cetusnya.
Dugan rebus rempah dijual dengan harga Rp25 ribu per buah. Harga tersebut berbeda dengan dugan segar tanpa direbus rempah, seharga Rp8ribu per butir. Meski relatif mahal, dugan rebus rempah yang memiliki khasiat kesehatan banyak diminati.
Buka sejak tengah hari hingga malam, warung miliknya rutin dikunjungi warga yang ingin merasakan sensasi dugan rebus rempah.
Chang Sui Nie, salah satu pelanggan asal Teluk Betung menyebut, dugan rebus rempah memiliki rasa khas air seperti meminum jamu. Saat diseruput, dugan rebus rempah memiliki rasa hangat terlebih disajikan usai direbus.
“Saya memilih dugan segar sembari menunggu dugan rebus rempah, rasanya tentu beda karena direbus lama,” paparnya.
Khasiat dalam dugan rebus rempah, menurutnya cocok dikonsumsi saat penghujan. Selain itu, munculnya virus Covid-19 yang sudah masuk ke Indonesia, membuat ia perlu menjaga daya tahan tubuh. Rempah-rempah yang dikombinasikan dalam dugan yang direbus menjadi pilihan, tanpa harus meminum jamu langsung. Ia memilih menambahkan gula aren dalam air dugan agar lebih nikmat.