100 APD Masuk ke Posko Penanganan Covid-19 di Sumbar
Editor: Makmun Hidayat
PADANG — Sebanyak 100 alat pelindung diri (APD) masuk ke Posko Penanganan Covid-19 yang berada di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Barat. APD itu akan segera disebar untuk sejumlah rumah sakit yang kini membutuhkan, dalam penanganan virus Covid-19.
Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit, mengatakan, APD yang datang itu dari salah satu perusahaan kosmetik di Indonesia, dan APD itu merupakan bantuan untuk kebutuhan sejumlah rumah sakit, yang merawat pasien suspect virus Covid-19. Karena dalam melakukan perawat pasien suspect ini, butuh kesediaan yang cukup.
“100 APD itu bantuan, kita tentunya menampung bagi pihak yang ingin membantu. Jumlah 100 terbilang cukup banyak, kita berharap pelayanan perawatan di rumah sakit terus membaik,” katanya, usai menggelar rapat bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Sumatera Barat, Rabu (25/3/2020).

Ia mengakui saat ini Sumatera Barat tengah membutuhkan penambahan APD. Kalau bicara kebutuhan, di Sumatera Barat telah mengusulkan 50 ribu APD ke Kementerian Kesehatan RI. Namun, sejauh ini belum terpenuhi, karena ada situasi lebih harus diprioritaskan oleh pemerintah pusat untuk daerah lainnya, dimana kondisi lebih buruk dari Sumatera Barat.
“Dari 100 APD ini kita berterima kasih sekali. Saya berharap pihak lain untuk turut sama-sama membantu pemerintah dalam hal penanganan pencegahan Covid-19 ini,” ujarnya.
Selain itu, Wagub menyebutkan dari 50 ribu kebutuhan APD di Sumatera Barat tersebut, diperkirakan dapat menyangga kebutuhan hingga bulan Juni 2020 mendatang, untuk 10 rumah sakit di Sumatera Barat yang merawat pasien suspect virus Covid-19.
“Tidak lama lagi APD juga akan tiba lagi dan itu dari pemerintah. Intinya Sumatera Barat terus berupaya mencegah penyebaran virus Covid-19 ini,” tegasnya.
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Sumatera Barat, Erman Rahman, mengatakan, saat ini segala yang berhubungan dengan penanganan penyebaran virus Covid-19, di kumpulkan ke BPBD Sumatera Barat yang merupakan Posko Penanganan Covid-19 di Sumatera Barat.
“Ya APD ada yang datang, dan hand sanitizer juga ada, tapi lagi kita kemas ke dalam botol. Semua ini kita lakukan untuk keselamatan masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, di Posko Penanganan Covid-19 itu, juga ada kegiatan untuk meng-update situasi Covid-19 khusus untuk daerah di Sumatera Utara. Saat ini kondisi terbaru Covid-19, untuk ODP ada sebanyak 616, PDP 29, sudah diperiksa 42 orang, dan hasilnya untuk 13 orang diantaranya negatif, dan hingga sekarang masih diperiksa 29 orang.
Ia menyebutkan, melihat dari data itu, hingga sore ini belum ada masyarakat Sumatera Barat yang terpapar virus Covid-19. Erman berharap masyarakat tetap berada di rumah saja, seperti yang di anjuran oleh pemerintah. Begitu juga untuk tetap maklumat dari Kapolri, juga harap dipatuhi oleh masyarakat.
“Kita berharap dengan adanya upaya pemerintah, masyarakat juga membantu dengan cara ikuti segala anjuran yang dibuat, seperti bekerja di rumah saja, belajar di rumah saja, dan salat di rumah saja,” ungkapnya.