Rawalumbu Bekasi Sampaikan 378 Usulan di Musrenbang
Editor: Koko Triarko
BEKASI – Sebanyak 378 usulan Rencana Pembangunan Tahunan Daerah (RKPD) 2021 dari Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat, disampaikan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), Rabu (12/2/2020).
Usulan tersebut sesuai usulan dari empat kelurahan yang ada di Kecamatan Rawalumbu, yang masih didominasi soal infrastruktur dengan total nilai mencapai Rp1,7 triliun.
” otal seluruhnya ada 378 usulan dari masyarakat, dana yang diusulkan mencapai Rp 1,7 triliun, dan usulan insfratruktur masih mendominasi,” ungkap Camat Rawalumbu, Dian Herdiana, dalam Musrenbang.
Musrenbang tingkat Kecamatan Rawalumbu dibuka langsung Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, di gedung Serbaguna Istanaku. Musrenbang mengusung tema Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat dan Pengembangan Kapasitas Pelaku Ekonomi.
Tri Adhianto mengatakan, esensi dari kegiatan Musrenbang adalah bermusyawarah dari tingkat bawah, sebagai perencanaan pembangunan dan untuk mewujudkan visi misi Kota Bekasi.
Menurutnya, dari 12 Kecamatan di wilayah Kota Bekasi memiliki karakteristik berbeda. Sehingga fokus perencanaan pembangunan pun berbeda antara kecamatan lainnya.
“Esensi dari kegiatan hari ini, yakni bermusyawarah dari tingkat bawah, dari masyarakat kita. Untuk membangun sebuah daerah tentu memiliki karakteristik dan program prioritas berbeda,” tegasnya.
Dikatakan, Musrenbang sebagai wadah aspirasi masyarakat. Untuk itu, dia berharap warga berperan aktif, dan masyarakat harus sama-sama bergotong-royong untuk mewujudkan program yang sangat prioritas.
Dia menambahkan, bahwa rencana pada tahapan Rencana Pembangunan Jangka Panjang. Memperkuat struktur perekonomian dan pengembangan ekonomi Kota yang makin kokoh dan kompetitif, guna peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kemandirian. ASN harus memiliki pola pikir yang inovatif dan kreatif, agar bisa membawa kemajuan bagi Kota Bekasi.
Musrenbang dihadiri oleh anggota DPRD Kota Bekasi, Kepala OPD, Camat, unsur tiga pilar, lurah se kecamatan Rawalumbu, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan para ketua RW.
Lurah Pengasinan, terpisah mengakui hasil Musrenbang di wilayah kelurahannya didominasi usulan terkait infrastruktur, terutama terkiat jalan, dan kondisi banjir dan lainnya. Dia berharap, bisa menjadi skala prioritas dalam program tahun depan.
“Pengasinan kelurahan yang rawan banjir. Hujan sedikit banjir akibat banyaknya saluran air di lingkungan tidak berfungsi maksimal. Warga berharap bisa jadi prioritas di 2021,” ujarnya usai Musrenbang.