Agam Budi Daya Bawang Merah 35 Hektare
LUBUKBASUNG – Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat menargetkan program pengembangan budi daya bawang merah di areal seluas 35 hektare. Kegiatan dilakukan di sejumlah kecamatan di daerah itu pada 2020.
Sekretaris Dinas Pertanian Agam, Emrizal mengatakan, target 35 hektare itu lebih banyak dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang hanya 25 hektare. “Pada 2019 target hanya seluas 25 hektare dan realisasi hampir sama dengan target,” katanya, di Lubukbasung, Minggu (2/2/2020).
Bawang merah antara lain dikembangkan di Kecamatan Banuhampu, Ampekkoto, Ampekangkek, dan Sungaipua. Daerah-daerah itu dinilainya cocok untuk pengembangan bawang merah, karena konturnya berupa dataran tinggi. Pengembangan bawang merah, dalam rangka menekan gejolak harga, yang berpengaruh terhadap inflasi.
Serta untuk meningkatkan produksi, ketersediaan bawang setiap tahun. Bawang merah memiliki pangsa pasar yang bagus. “Ini juga dalam rangka mendukung Program Agam Menyemai yang telah dicanangkan sejak beberapa tahun lalu,” katanya.
Dinas Pertanian Agam masih terus membimbing petani melalui penyuluhan pertanian di setiap kecamatan, agar pengembangan bawang merah di Agam sukses. Sebelumnya, panen bawang merah di Kelompol Tani Kubang Putih, Kecamatan Banuhampu mencapai delapan ton per hektare. “Petani sudah menikmati hasil panen yang cukup baik sebesar delapan ton per hektare,” tandasnya. (Ant)