Wisata Pulau Mengkudu Berbenah Hadapi Liburan Imlek
Editor: Koko Triarko
LAMPUNG – Jelang libur tahun baru Imlek 2571 yang jatuh pada 25 Januari 2020, mendatang, objek wisata pulau Mengkudu di Lampung Selatan mulai berbenah. Berbagai fasilitas penunjang disiapkan, guna memanjakan pengunjung yang diperkirakan jumlahnya akan meningkat di akhir pekan.
Rohmat Hidayat, ketua Kelompok Sadar Wisata Ragom Helau, Desa Totoharjo, Kecamatan Bakauheni, menyebut pihaknya telah menyediakan sejumlah fasilitas untuk memanjakan pengunjung, yang diperkirakan jumlahnynya akan meningkat di akhir pekan.

Menurutnya, Pulau Mengkudu menawarkan keindahan dan kesunyian. Pasir putih, pasir timbul dan alam bawah air dengan terumbu karang menjadi alternatif menikmati spot wisata bahari itu. Sebagai upaya memanjakan pengunjung, pengelola menyediakan fasilitas speedboat, perahu, saung, dan tenda. Fasilitas menginap dari tenda disiapkan di dekat pantai.
Tawaran aktivitas air (water activity) yang tidak bisa ditemukan di objek wisata bahari, di antaranya cano, paddle board dan alat snorkeling. Kondisi perairan Mengkudu yang cukup landai, menurutnya disukai wisatawan yang mencintai kesunyian. Sejumlah alat lain disediakan bisa digunakan menikmati suasana pulau Mengkudu, pulau Sekepol dan Batu Lapis dan pantai Belebuk.
“Fasilitas yang ada memang masih sederhana, namun sudah sangat mendukung bagi wisatawan yang berkunjung, apalagi lokasi objek wisata dekat dengan hotel di pesisir Rajabasa sehingga libur Imlek nanti wisatawan bisa berkunjung,” ungkap Rohmat Hidayat, Minggu (19/1/2020).
Ia menjelaskan, pengunjung yang akan menuju ke pulau Mengkudu bisa menggunakan akses pantai Belebuk di Desa Totoharjo. Pengunjung juga bisa mendatangi destinasi wisata bahari tersebut dari Desa Kunjir, Desa Batu Balak, Kecamatan Rajabasa, dengan memakai fasilitas ojek perahu. Koordinasi dengan sejumlah nelayan telah dilakukan untuk meningkatkan ekonomi sektor wisata.
Jumlah kunjungan, menurut Rohmat Hidayat masih belum meningkat secara signifikan. Sebab, pembenahan di objek wisata pulau Mengkudu akibat tsunami 22 Desember 2018 masih terus dilakukan. Seperti penambahan sejumlah saung terbuat dari kayu gelam dan atap rumbia.
“Kesunyian dan keindahan di pulau Mengkudu menjadi nilai jual bagi wisatawan yang jenuh suasana kota setelah sepekan bekerja,” bebernya.
Sejumlah saung atau gazebo, menurutnya disiapkan dengan biaya sewa sesuai ukuran. Saat ini disediakan puluhan saung dengan biaya sewa ukuran kecil Rp25 ribu, ukuran sedang Rp50 ribu, ukuran besar Rp75 ribu, ukuran super besar Rp100 ribu.
Saung yang ada, menurutnya bisa digunakan menikmati keindahan pantai di pagi hari menikmati matahari terbit (sunrise) dan terbenam (sunset).

Berkonsep wisata alam, pulau Mengkudu dilengkapi bangunan yang menyatu dengan alam. Sejumlah homestay direncanakan akan dibangun untuk memfasilitasi wisatawan. Selama ini, fasilitas menginap masih disediakan dengan tenda yang bisa digunkan wisatawan pecinta petualangan.
Sebelumnya, mantan vokalis Kangen Band, Andika Mahesa yang dikenal dengan Babang Tampan, mengapresiasi pengembangan destinasi wisata di Lampung. Saat berkunjung Kamis (9/1), ia menyebut pulau Mengkudu memiliki ciri khas jauh dari keramaian. Bagi wisatawan yang berasal dari kota besar, pulau Mengkudu bisa menjadi pilihan karena jarak tempuh cukup dekat.
“Saat ini fasilitas infrastruktur jalan tol, pelabuhan eksekutif hanya butuh waktu tempuh hanya satu jam dari Jawa ke Sumatra,” bebernya.
Sebagai artis dan penyanyi asal Lampung, ia berharap Lampung makin dikenal dalam sektor pariwisata.