Polres Kebumen Pastikan Peralatan Tanggap Bencana Siap Digunakan
Redaktur: Muhsin E Bijo Dirajo
KEBUMEN — Kabupaten Kebumen termasuk wilayah yang rawan bencana, baik banjir maupun longsor. Intensitas hujan cukup tinggi dalam sepekan terakhir menyebabkan terjadi beberapa longsor di Kebumen, meskipun tidak sampai ada korban.
Kapolres Kebumen, AKBP Rudy Cahya Kurniawan menegaskan, seluruh peralatan tanggap bencana harus dipastikan siap untuk digunakan sewaktu-waktu.
“Kita harus pastikan semua peralatan tanggap bencana bisa difungsikan dengan baik, untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk dari dampak cuaca akhir-akhir ini, sehingga seluruh peralatan kita periksa,” terangnya usai apel gelar pasukan kesiapsiagaan penanggulangan bencana alam, Jumat (10/1/2020) siang di halaman Mapolres Kebumen .
Seluruh peralatan tanggap bencana mulai dari perahu karet, pelampung, mesin potong, hingga peralatan evakuasi ditampilkan untuk dilakukan pemeriksaan. Begitu pula dengan kendaraan rescue milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kebumen, mobil patroli Polres Kebumen hingga motor trail dan anjing pelacak yang biasa diperbantukan untuk mencari korban bencana.
Lebih lanjut Kapolres menjelaskan, seluruh personel yang terlibat dalam siaga bencana diharapkan mampu melaksanakan tugas dengan baik, sesuai dengan SOP masing-masing. Dan yang harus diperhatikan, seluruh personil juga harus tetap mengutamakan faktor keamanan diri.
“Semoga Kebumen tetap aman dari bencana, namun kalau terjadi bencana, kita pastikan seluruh peralatan tanggap bencana sudah siap untuk didistribusikan dan dipergunakan,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Kebumen, KH Yazid Mahfudz mengatakan, dari 26 kecamatan yang ada di Kebumen, 11 di antaranya termasuk kategori rawan bencana, terutama longsor dan banjir.
Bupati berharap sinergitas antara TNI, Polri dengan BPBD, relawan serta muspika, bisa meningkatkan antisipasi bencana di Kebumen dengan lebih maksimal.
“Bencana bisa datang kapan saja dan dimana saja, mari kita antisipasi bersama-sama. Untuk camat yang berada di 11 kecamatan rawan bencana, supaya bisa lebih memaksimalkan koordinasi,” kata Bupati.
Dalam kesempatan tersebut, Satuan Samapta Polres Kebumen juga memperagakan kelihaian tim reaksi cepat (TRC) tanggap bencana. Peragaan dipimpin Kasat Samapta, AKP Rudjito, yang memperagakan personil Polres Kebumen mendatangi TPK pohon tumbang yang menimpa rumah. Dengan cekatan personel Sat Samapta memotong pohon yang menimpa rumah dan mengevakuasi korban.