Penyebaran Corona, Dokter di Indonesia Diimbau Mempelajari Informasi WHO

Pasar Huanan, Wuhan, tempat pertama kali ditemukannya virus corona jenis baru yang menyebabkan 617 orang terkena pneumonia berat dan 17 di antaranya tewas. Pasar seluas tujuh kali lapangan bola itu menjual hasil laut, unggas, ular, kelelawar, binatang ternak, dan binatang liar – Foto Ant

SURABAYA – Dokter di Indonesia, diminta untuk mempelajari informasi dari organisasi kesehatan dunia (WHO), terkait penanganan virus corona.

Dokter harus mewaspadai keberadaan virus yang baru akan diujicobakan vaksinnya pada manusia tiga bulan lagi tersebut. “Yang pasti, harus dikuasai segala ilmunya, karena pastinya banyak yang tidak tahu karena ini penyakit baru. Jadi pelajari informasi dari WHO, lalu sampaikan ke masyarakat bagaimana pencegahan, pengenalan dan penanganannya,” ujar Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), dr Daeng M Faqih, di sela pelantikan dan rapat kerja IDI Wilayah Jatim Masa Bakti 2019-2022 di Surabaya, Minggu (26/1/2020).

Daeng mengungkapkan, kefatalan virus corona tidak seperti SARS dan flu burung. Tetapi, sejauh ini vaksin virus corona belum ditemukan. Pengobatan yang dilakukan jika ditemukan pasien terinfeksi yaitu memperbaiki daya tahan tubuhnya. “Pengobatannya baru supportive. Jadi gejala diobati dan daya tubuh ditingkatkan, karena semua infeksi virus itu biasanya sembuh sendirinya asal kondisi tubuh baik,” ucapnya.

Berdasarkan informasi yang diterima Daeng, virus corona ini tersebar melalui sup ular, dan ular ini sebelumnya mengkonsumsi kelelawar. “Itu di Wuhan, di Indonesia belum tentu hewannya terinfeksi corona. Tapi lebih baik dihindari dulu makan ular dan kelelawar,” katanya.

Daeng memastikan, virus belum masuk ke Indonesia sebab satu pasien di Jakarta dan dua pasien di Bali yang diduga terinfeksi dinyatakan sehat, setelah gejala flu tersebut dideteksi.

Ketua IDI Jatim, dr Sutrisno menuturkan, pihaknya telah mengimbau dokter yang bertugas di pintu-pintu masuk Indonesia. Sertarumah sakit, untuk menyediakan ruang isolasi bagi yang positif terinfeksi virus corona. (Ant)

Lihat juga...