Ibrahimovic Sukses Akhiri Puasa Kemenangan Milan
JAKARTA – Gol pemain baru tapi lama, Zlatan Ibrahimovic, mewarnai kesuksesan AC Milan mengakhiri puasa kemenangan. AC Milan mendulang kemenangan 2-0, atas tuan rumah Cagliari, dalam pertandingan Liga Italia, yang dimainkan di Stadion Sardegna Arena, Cagliari, Sabtu (11/1/2020).
Kemenangan itu mendongkrak posisi Milan naik lima posisi di klasemen sementara. Pasukan Marco Giampaolo, kini menghuni peringkat ketujuh dengan 25 poin. Sedangkan Cagliari gagal memangkas jarak dengan Atalanta, dan tertahan di peringkat keenam dengan 29 poin. Cagliari, yang tampil dengan mengenakan kostum khusus untuk menandai berdirinya klub pada Januari 100 tahun lalu, memulai laga dengan agresif.
Namun, tim tamulah yang memiliki peluang terlebih dahulu, saat sepakan Theo Hernandez mengenai kaki kiper Robin Olsen. Milan beruntung tidak ada pemain Cagliari yang siap menyambut bola, saat Alessio Romagnoli dan kiper Gianluigi Donnarumma bertubrukan, untuk menjangkau umpan silang Luca Pellegrini.
Zlatan Ibrahimovic hampir mencetak gol, saat ia menanduk bola yang masih dapat ditepis kiper Olsen. Dari tendangan sudut yang dihasilkan, Rafael Leao gagal menyambar bola. Peluang terakhir di babak pertama menjadi milik Cagliari, saat Donnarumma harus bekerja keras menjauhkan bola lob Nahitan Nandez sebelum melewati garis gawang.
Milan akhirnya memecah kebuntuan saat babak kedua baru berlangsung semenit. Dari tendangan bebas yang dieksekusi dengan cepat oleh Samu Castillejo, Leao melakukan satu sentuhan untuk mengontrolnya, dan melepaskan tembakan yang terdefleksi untuk membuat bola melambung melewati Olsen. Rossonerri lantas menggandakan keunggulan melalui gol bintang lawas mereka Ibrahimovic. Theo Hernandez mengirim umpan silang mendatar, yang lantas diteruskan pemain Swedia itu dengan sepakan ke sudut gawang Cagliari.
Menjelang laga usai, Ibrahimovic kembali menjebol gawang tuan rumah melalui sundulan kepala. Namun gol itu tidak disahkan wasit, karena sang pemain telah berada dalam posisi offside. Setelah gawangnya kemasukan untuk kedua kalinya, Cagliari terlihat semakin terbebani. Meski lebih mendominasi penguasaan bola, mereka kesulitan menciptakan peluang berbahaya. Sampai peluit panjang berbunyi, gawang Milan tetap aman. Rossonerri pun akhirnya berbuka puasa akan kemenangan. (Ant)