Peternak Unggas di Biak Mampu Penuhi Kebutuhan Warga Setempat

BIAK – Belasan peternak unggas di Kabupaten Biak Numfor, Papua pada tahun 2019 sudah mampu swasembada produksi telur ayam ras untuk memenuhi kebutuhan warga setempat.

“Dari hasil usaha 19 anggota peternak unggas Biak Numfor telah mengurangi pasokan telur ayam ras dari luar Papua,” ungkap Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Biak, Yubelius Usior, di Biak, Minggu.

Ia mengakui, ada dampak positif langsung dirasakan warga Biak Numfor yaitu turunnya harga telur ayam ras menjadi Rp50.000 per rak telur, padahal sebelumnya harga masih berkisar antara Rp58 ribu hingga Rp60 ribu per rak.

“Dengan produksi telur ayam ras dari peternak unggas Biak harganya turun menjadi Rp50 ribu per rak,” ujarnya.

Kadisperindag Yubelius berharap, program swasembada pangan lokal telur ayam ras Biak terus digenjot produksinya karena pangsa pasar sangat banyak dibutuhkan warga tetangga yaitu Kabupaten Supiori, Yapen Kepulauan dan Kabupaten Waropen hingga Kabupaten Jayawijaya.

Khusus untuk distribusi telur ayam ras produksi peternak Biak ke Kabupaten Jayawijaya menurut Kadisperindag Yubelius, masih terkendala dengan ketersediaan angkutan pesawat udara.

“Harapan Pemkab Biak Numfor ke depan perlu adanya dukungan ketersediaan angkutan udara dari pesawat Hercules TNI AU dan perusahaan penerbangan Merpati untuk dapat membuka layanan cargo ke Wamena,” harap Yubelius Usior

Berdasarkan data Disperindag Biak Numfor pasokan telur ayam ras kebutuhan masyarakat Biak Numfor selama ini dominan didatangkan dari Surabaya dan Makassar tetapi hingga Desember 2019 suplai dipenuhi dari peternak unggas Biak. (Ant)

Lihat juga...