Petani Melon Manfaatkan Momen Khusus untuk Maksimal Keuntungan
Redaktur: Muhsin E Bijo Dirajo
LAMPUNG — Pandai membaca peluang akan memberikan keuntungan maksimal, seperti yang diterapkan oleh petani asal Desa Sidoluhur Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan (Lamsel) yang memanfaarkan lahan seluas setengah hektare untuk ditanami buah melon.
Wayan Waras Tita menyebutkan, selain mendapatkan hasil yang melimpah, pasaran buah melon juga lebih bagus, karena mendekati libur Natal dan Tahun Baru.
“Adanya peluang panen saat momen khusus menjadikan budidaya melon masih cukup menjanjikan terlebih ketika musim kemarau buah melon menjadi pilihan bagi masyarakat,”ungkap Wayan Waras Tita saat ditemui Cendana News, Senin (23/12/2019)
Sepanjang 2019 ia menanam melon dengan menyesuaikan peluang. Sejumlah momen yang dimanfaatkan di antaranya bertepatan dengan Ramadan sebelum Idul Fitri, hari raya Natal dan Tahun Baru.
Pada lahan seluas setengah hektare ia menyebut rata rata menghasilkan 7 hingga 8 ton. Pada masa tanam ketiga sepanjang tahun ini ia rata rata menanam sebanyak 4.000 batang.
Prospek buah melon menurut Wayan Waras Tita sangat menjanjikan karena masa panen yang singkat. Membutuhkan waktu sekitar 70 hari ia bisa menghasilkan buah melon sesuai prediksi masa panen bertepatan dengan permintaan yang meningkat.
Kendala yang dihadapinya antara lain pasokan air yang lumayan menyulitkan saat musim kemarau. Ia terpaksa memilih bibit yang cocok untuk cuaca panas dan juga memaksimalkan perawatan. Mulai proses penyiraman, pemupukan, pendangiran tanaman hingga penyemprotan.
“Perawatan dalam budidaya melon sangat penting untuk meminimalisir serangan hama oleh parasit, bakteri dan virus,” papar Wayan Waras Tita.

Wayan Waras Tita menyebut permintaan melon berasal dari pasar di Tanjung Karang. Pada musim panen akhir tahun ia menjual hasil panen kepada agen dengan harga jual Rp6.000.
Menghasilkan panen sebanyak 9 ton sekali panen ia bisa mendapat hasil kotor sekitar Rp54 juta. Hasil tersebut digunakan untuk biaya operasional dan modal untuk masa tanam berikutnya.
Pemanfaatan lahan sawah selama musim tanam gadu menurutnya menjanjikan untuk penanaman melon. Sebab saat musim tanam gadu ia tidak bisa memanfaatkan untuk proses penanaman padi.
Memasuki akhir tahun hujan di wilayah Lamsel yang belum merata membuat petani memilih menanam melon yang lebih menjanjikan. Sebab dengan kebutuhan air yang minim prospek melon masih bisa memberi hasil bagi petani.