LPTQ Kota Bekasi Diharap Gali Potensi Santri

Editor: Makmun Hidayat

Madinah, Ketua Tanfidhiyah Pengurus Cabang Nahdhatul Ulama (PCNU), Kota Bekasi, Jawa Barat, ditemui Cendana News, usai menghadiri pelantikan Ketua LPTQ Kota Bekasi, di Pendopo Plaza Pemkot Bekasi, Senin (2/12/2019). -Foto: M. Amin

BEKASI — Ketua Tanfidhiyah Pengurus Cabang Nahdhatul Ulama (PCNU), Kota Bekasi, Jawa Barat, Madinah, berharap kepengurusan baru Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) memberi perubahan bagi generasi muda saritilawah dan hafiz Qur’an.

“Tentunya pengurusan baru LPTQ Kota Bekasi bisa membawa putra-putri asli daerah Bekasi di berbagai perlombaan hafiz Al-Quran dan lain,” ungkap H. Madinah kepada Cendana News, usai mengikuti pelantikan ketua LPTQ Kota Bekasi, di Pendopo Plaza Bekasi, Senin (2/12/2019).

Dikatakan Madinah, sebelumnya keterlibatan putra putri asli Kota Bekasi di berbagai ajang bergengsi belum maksimal. Menurutnya setiap mengikuti perlombaan MTQ atau lainnya masih mengambil peserta dari luar daerah.

PCNU akan menggiring kepada kepengurusan LPTQ Kota Bekasi yang baru untuk membina dan memberikan support maksimal dalam mencari bakat putra-putri dari Bekasi.

“Banyak yang bisa dikembangkan dengan masuk ke pesantren dan mencari mereka yang memiliki bakat. Sehingga ke depan saat muncul sebagai juara hadiahnya tidak lari ke mana-mana dan benar-benar dirasakan warga Bekasi,” tandas Madinah.

Diketahui Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dilantik oleh Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi sebagai Ketua LPTQ . Dia dilantik bersama seluruh pengurus lainnya di Pendopo pada Senin (2/12/2019).

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi menyampaikan program-program LPTQ ialah tertuju ke pondok pesantren. Dia berharap Ketua LPTQ yang baru, bisa mencari potensi luar biasa santri-santri yang ada di Kota Bekasi.

“Jangan sampai mengambil dari luar Kota Bekasi, kita bentuk di Kota Bekasi untuk event-event besar, kita ubah sistem yang dulu yang masih mengambil dari Kota lain,” ujar Rahmat Effendi.

Menurutnya pengembangan tilawatil qur’an dengan kepenguruasan yang baru dapat menciptakan sebuah inovasi yang bisa tembus di event-event keagamaan Islam, dengan kepercayaan bisa menjadikan Kota Bekasi yang damai, aman, nyaman dan tentunya sesuai visi Kota Bekasi yang Ihsan.

Sementara usai dilantik Tri Adhianto mengutarakan kecintaan terhadap Al-Quran di Bekasi sudah mulai digalakan, salah satunya dengan menerapkan program magrib mengaji di rumah masing-masing yang telah di gerakan di setiap wilayah RW.

“Memang belum maksimal, tetapi ini menjadi target pencapaian visi Kota Bekasi yang Ihsan,”tukasnya.

Sebagai Ketua LPTQ Kota Bekasi yang baru dilantik, Tri Adhianto menjanjikan target di Provinsi Jawa Barat yakni tingakat ke 5.

“Kita harus menjadikan Kota Bekasi sebagai 3 besar dan itu adalah suatu proses perencanaan yang bagus untuk meningkatkan prestasinya,” ujarnya .

Caranya tentu dengan meningkatkan fasilitas, seperti anak didik yang mampu menghafal Al-Quran akan ada penyaringan khusus untuk masuk ke SMP Negeri Kota Bekasi.

Lihat juga...