Bali Loloskan Enam Petinju ke Pon 2020 Papua

Enam tinju Bali lolos yang telah ke PON XX 2020 di Papua – Foto Ant. 

DENPASAR – Bali meloloskan enam orang petinju, ke Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 di Provinsi Papua. Sebagai langkah persiapan, tim manajer berencana mengajak para petinju berlatih di luar negeri.

“Kami memilih tiga tempat yakni Filipina, Thailand atau Malaysia untuk dijadikan tempat latihan dan try out, dengan waktu sekitar 1,5 bulan,” kata Manajer Tim Tinju PON Bali, Made Muliawan Arya, di Denpasar, Senin (23/12/2019).

Dari enam petinju Bali yang sudah mengantongi tiket PON 2020, dua di antaranya merupakan petinju senior, Julio Bria dan Kornelis Kwangulangu. “Dari latihan di luar negeri tersebut, akan mendampak wawasan bertanding, sehingga diharapkan dari target PON mendapat sekurang-kurangnya satu medali emas,” ujar Muliawan Arya, yang akrab dipanggil, De Gadjah.

De Gadjah, yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar mengatakan, kendala untuk pelatihan saat ini pada faktor pembiayaan. Kucuran dana yang didapatkan hanya sedikit. Ia berharap,  KONI Bali bisa memenuhi semua kebutuhan. “Kalau hanya mengandalkan kemampuan sendiri, kami rasa tak memungkinkan, karena itu kami berharap KONI Bali juga memikirkan pendanaan tersebut, supaya petinju bisa menambah jam terbang,” tuturnya.

Ia berharap mendapat dukungan penuh dari Pengprov Pertina Bali, karena enam orang ini bukan hanya kebanggaan kota atau kabupaten maupun KONI-KONI di daerah. Mereka merupakan kebanggaan Provinsi Bali.

Namun, jika memang nantinya sparring di luar negeri itu tidak memungkinkan, skenario akan diubah dengan latih tanding di ruang lingkup nasional. Namun, dengan catatan daerah yang dituju itu wajib kekuatannya secara nasional berada di atas Bali. “Bisa juga nanti latihannya bersama petinju yang berada di Pelatnas Pra-Olimpiade,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...