Yayasan Pak Harto Bantu Anak-Anak Penderita HIV/AIDS di Yayasan Lentera Solo

Editor: Mahadeva

SOLO – Yayasan Pak Harto, bersama anggota Purna Pasukan Utama Kirab Remaja Nasional, menggelar kegiatan Bakti Sosial Penyerahan Bantuan Untuk Anak-anak penyandang HIV AIDS, di Yayasan Lentera Surakarta Curug Pucang Sawit, Njurug, Taman Makam Pahlawan, Solo, Sabtu (09/11/2019). 

Penyerahan bantuan diberikan perwakilan pengurus Yayasan Dana Gotong Royong Kemanusiaan Siti Hartinah Soeharto, Yayasan Dharmais, Yayasan Dhakab, Yayasan Supersemar, serta perwakilan Purna Pasukan Utama Kirab Remaja Nasional langsung kepada anak-anak penghuni Yayasan Lentera.  Salah seorang koordinator acara Silahturahmi Purna Pasukan Utama Kirab Remaja Nasional, Riyanti Savitrie, mengatakan, ada 100 bingkisan bantuan yang diberikan kepada anak-anak yang ada di Yayasan Lentera.

Bingkisan meliputi perlengkapan alat sekolah seperti sepatu, tas, alat tulis. “Bantuan ini kita berikan sebagai bentuk kepedulian kita. Agar mereka bisa tetap semangat menata dan menjalani kehidupan yang lebih baik lagi. Lewat kegiatan ini kita juga ingin mengedukasi masyarakat agar tidak boleh mengecilkan dan memandang rendah mereka,” katanya, usai penyerahan bantuan, Sabtu (9/11/2019).

Ketua Yayasan Lentera Solo, Puger Mulyono, saat ditemui Cendan News, Sabtu (9/11/2019) – Foto: Jatmika H Kusmargana

Yayasan Lentera Surakarta, ada di Pucang Sawit, Njurug, kompleks Taman Makam Pahlawan, Solo. Yayasan tersebut didirikan sejak 2013 lalu, untuk menampung dan merawat anak-anak penderita HIV/AIDS.

Ketua Yayasan Lentera Solo, Puger Mulyono, mengatakan total ada 32 anak yang diasuh di tempat tersebut. “Anak yang ada di sini mulai dari usia bayi hingga umur 15 tahun. Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Mayoritas  berasal dari dinas sosial yang dirujuk untuk dirawat disini,” katanya.

Merawat anak-anak mulai dari memenuhi kebutuhan makan sehari-hari, memberikan terapis medis, sosial, psikologis, hingga memfasilitasi pendidikan hingga dewasa, Yayasan Lentera selama ini lebih banyak mengandalkan bantuan donatur.

Hal itu dikarenakan, dana yang digelontorkan pemerintah belum mencukupi untuk memenuhi kebutuhan anak-anak tersebut. “Tentu kita merasa senang sekali dengan adanya bantuan dari Yayasan Pak Harto bersama anggota Purna Pasukan Utama Kirab Remaja Nasional ini. Ini menunjukkan adanya perhatian dan komitmen dari Yayasan untuk membantu anak-anak. Kita berharap ke depan komunikasi bisa terus berjalan, sehingga bisa memberikan manfaat yang lebih banyak lagi untuk anak-anak disini,” katanya.