SAR Bakauheni Cari Penyelam Hilang di Selat Sunda
Redaktur: Satmoko Budi Santoso
LAMPUNG – Badan Pencarian dan Pertolongan Kantor Search and Rescue Nasional (Basarnas) Lampung pos Bakauheni diterjunkan dalam pencarian penyelam hilang di Selat Sunda.
Rahmat Afrizal, kepala unit Basarnas Lampung pos Bakauheni menyebut pihaknya ikut memperkuat tim Basarnas Banten dan personel gabungan lain dalam upaya pencarian penyelam yang hilang di Selat Sunda.

Rahmat Afrizal menyebut, kronologis awal pihaknya mendapat informasi adanya tiga pria warga negara Tiongkok hilang di perairan Selat Sunda.
Informasi awal diperoleh dari petugas kantor pencarian dan pertolongan Banten setelah mendapat telepon dari You Shi Je,grup 1 yang selamat. Melalui telepon seluler ia dan penyelam lain bernama Xu Jun dan Che Yin Xing meminta pertolongan pencarian rekan yang hilang.
Lokasi penyelaman yang dilakukan oleh para penyelam tersebut berada di sekitar Pulau Sangiang, masuk Kabupaten Serang, Banten. Menurut keterangan, awalnya ketiga korban yang bernama Tan Xuz Tao, Wan Bzng Yang dan Tian Yu, sedang melakukan penyelaman di sekitar pulau Sangiang bersama 4 orang lainnya.
“Penyelam yang selamat melakukan komunikasi dengan tim SAR Banten untuk menemukan tiga penyelam lain yang belum ditemukan dan SAR Lampung pos Bakauheni ikut diterjunkan membantu pencarian karena ada di perairan perbatasan Lampung dan Banten,” ungkap Rahmat Afrizal dalam keterangan tertulis yang diterima Cendana News, Senin (4/11/2019).
Rahmat Afrizal menyebut penyelam WN Tiongkok yang masih dalam pencarian bernama Tan Xuz Tao, Wan Bzng Yang dan Tian Yu. Ketiga korban yang sedang berlibur total bersama dengan 7 orang dimana 6 orang menyelam terbagi dalam dua grup masing masing 3 orang dan 1 orang melakukan penyelaman dangkal (snorkeling).
Ketiga korban dalam grup 2 tersebut diduga hilang saat akan ke permukaan akibat arus kencang di perairan Selat Sunda.
Berdasarkan koordinasi dengan Basarnas Banten dan personel gabungan, diterjunkan sebanyak 10 orang penyelam khusus untuk mencari keberadaan korban yang hilang saat melakukan penyelaman.
Penyisiran dilakukan di sekitar lokasi penyelaman awal dan mengikuti pergerakan arus laut di perairan Selat Sunda.
Pencarian 3 WN Tiongkok tersebut menurut Rahmat Afrizal melibatkan SAR Banten, Lanal Banten (Pos Merak dan Pos Sangiang), KSOP Banten, ASDP Merak dan PMI. Pencarian penyelam yang hilang tersebut dilakukan melibatkan Kapal TNI AL Tamposo, Kapal TNI AL Badak, Kapal TNI Sangiang milik Lanal Banten.
Selain itu pencarian diperkuat dengan KN SAR Basudewa dan 1 unit RIB milik Basarnas Lampung, KN SAR Drupada dan 1 unit RIB Kantor pencarian dan pertolongan Banten untuk menyusuri perairan Pulau Sangiang, dan pemantauan melalui udara menggunakan helikopter.
Hingga Senin (4/11) sore Tim SAR gabungan masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi hilangnya korban dan belum mendapatkan tanda-tanda korban.