Ribuan Pelajar di Bekasi Serentak Konsumsi Obat Tambah Darah
Editor: Koko Triarko
BEKASI – Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Jawa Barat, menggelar kegiatan konsumsi tablet tambah darah serentak kepada ribuan pelajar SMA di wilayah setempat, dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-55.
Dinkes menggandeng Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Kota Bekasi dan melibatkan ribuan remaja pelajar se-Kota Patriot, untuk serentak melakukan konsumsi obat tambah darah. Kegiatan itu digelar di beberapa titik di setiap kecamatan di Bekasi.
“Peringatan hari kesehatan ke-55 Dinkes Kota Bekasi bersama IAI, ingin memecahkan rekor MURI kategori minum obat tambah darah serentak oleh ribuan pelajar tingkat SMA,” kata Rify Yulia Trisna, Wakil Sekretaris Panitia penyelenggara konsumsi obat tambah darah se-Kota Bekasi, di SMA 8 Kota Bekasi, Jumat (29/11/2019).
Dikatakan, bahwa program tersebut melibatkan seluruh pelajar tingkat SMA se-Kota Bekasi dengan target awal mencapai 8.000 peserta. Tetapi sesuai laporan yang ada, jumlah peserta mencapai 11.000 lebih yang tersebar di beberapa sekolah SMA setiap Kecamatan.
Menurutnya, peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-55 di Kota Bekasi sengaja memilih mengadakan kegiatan konsumsi obat tambah darah serentak, untuk membebaskan remaja di Kota Bekasi dari anemia.
“Anemia rentan terhadap remaja, hal itu juga akibat memasuki masa menstruasi. Pemberian obat tambah darah juga untuk mencegah stunting pada bayinya kelak,” ujar Rify, yang bertugas di Puskesmas Pekayon.
Menurutnya, anemia akan terasa setelah remaja beranjak dewasa, terutama bagi kalangan putri. Jika menderita anemia akan mempengaruhi perkembangan janin, dan bisa berdampak pada stunting dan lainnya.
Untuk itu, Dinkes Bekasi secara rutin melalui Puskesmas wilayah mendatangi sekolah untuk memeriksa remaja pelajar.
“Sebelum konsumsi tambah darah, pelajar remaja putri tersebut sudah diperiksa HB-nya oleh petugas puskesmas,” ujar Rify.
Namun demikian, dia mengingatkan bahwa keseimbangan gizi penting untuk kekebalan tubuh dan kekuatan daya serap belajar siswa.
Konsumsi obat tambah darah serentak di Kota Bekasi dilaksanakan di sejumlah sekolah di Kota Bekasi. Panitia pelaksana bersama tim MURI memantau langsung di beberapa lokasi. Di Bekasi Selatan, giat dipusatkan di SMA Negeri 8 Pekayon.
Guru SMA Negeri 8 Kota Bekasi, Sri Purwo imami Asih, mengapresiasi kegiatan tersebut. Dia mengatakan, bahwa SMA 8 secara rutin mendapat pemeriksaan dari Puskesmas Pekayon Kota Bekasi.
“SMA 8 Kota Bekasi sangat mendukung. Diharapkan ada tindaklanjut lebih, rutin setelah kegiatan konsumsi obat tambah darah serentak ini,” ujar Ibu Sri.