Anies: Semangat Ciputra Membangun Jakarta Selaras Pemprov DKI

Editor: Makmun Hidayat

JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut melayat ke persemayaman Chairman dan Founder Grup Ciputra, Almarhum Dr (HC), Ir. Ciputra di Ciputra Artpreneur.

Menurut Anies, mendiang Ciputra selama hidupnya sudah mengabdikan diri membangun kota Jakarta. Dia mengaku kehilangan sosok Ciputra.

“Jadi kita merasa kehilangan dan kita percaya bahwa Tuhan yang Maha Kuasa akan memberikan tempat yang sebaik-baiknya untuk beliau,” ucap Anies di Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (28/11/2019) malam.

Pembangunan itu beliau rancang pada era Gubernur Sumarno sebelum era Ali Sadikin tahun 1961-an. Salah satu yang dia kenang, karya Ciputra pembangunan Pasar Senen dan Ancol pada masanya itu.

“Peninggalan beliau dari mulai Ancol dan Pasar Senen, ruban regenariton atau peremajaan kota yang beliau lakukan tahun 60an itu sampai sekarang kita rasakan,” tuturnya.

Selain berjasa di pembangunan, Anies juga mengenang sebagai tokoh paham dengan pengembangan tata kota, karena kemampuan bisnis dan segudang pengalamanya di bidang properti.

Anies yakin semangat Ciputra untuk membangun kota Jakarta sebagai tempat yang maju dan layak huni selaras dengan visi Pemprov DKI membangun Ibu Kota.

“Keinginanya adalah bagaimana Jakarta jadi kota. dimana warganya lebih banyak berjalan kaki, lebih berinteraksi dan persis yang kita kerjakan pula sekarang. Lebih banyak trotoar, jadi bukan bicara satu jalur tuh, beliau bicara tentang kota lebih luas,” jelasnya.

Anies mengatakan pernah berdiskusi sebelum dirinya bertugas di Pemerintahan. Menurutnya, banyak gagasan-gagasan beliau tentang penataan kota. Menurutnya dari gagasan itu tumbuh karena pengalamannya.

“Jadi bukan saja karena bacaan beliau lintas wilayah dunia tapi karena pengalaman di kota Jakarta,” ungkapnya.

Selain itu yang dia kenang sari sosok Ciputra itu di bidang kewirausahaan. Menurut dia, Ciputra selalu mencetuskan banyak program kewirausahaan di Indonesia.

“Pak Ci di dua dekade terakhir mendorong sekali pengembangan kewirausahaan. Program-program kewirausahaan itu ada di berbagai wilayah di Indonesia,” ucapnya.

“Beliau menyadari bahwa kombinasi itu penting. Kemampuan teknis, kemampuan entrepreneur, dan kemampuan manajerial, itu tiga komponen yang terasa sekali ada di pribadinya Pak Ciputra,” sambungnya.

Diberitahukan, Anies sempat bertemu mantan Gubernur DKI Fauzi Bowo di persemayaman Ciputra di Ciputra Artpreneur.

Ciputra meninggal meninggal di Singapura pada Rabu 26 November, kemarin, sekitar pukul 01.05 waktu setempat. Ciputra adalah seorang insinyur dan pengusaha di Indonesia. Pria kelahiran Parigi, Sulawesi Tengah, 24 Agustus 1931 itu terkenal sebagai pengusaha properti yang terkemuka.

Lihat juga...