Pemenang LKIR 2019 Akan Dikirim ke Ajang Internasional
Editor: Ranny Supusepa
TANGERANG – Di penghujung Indonesia Science Expo (ISE) 2019, diumumkan para pemenang Lomba Karya Ilmiah Remaja 2019 yang akan berangkat ke Annaheim, Amerika Serikat, dan National Young Investor Award 2019, yang akan berangkat ke Kazaan, Rusia, pada 2020.
Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Laksana Tri Handoko, menyatakan ada 43 proyek penelitian dikompetisikan dalam LKIR yang terbagi dalam empat bidang keilmuan, yakni ilmu pengetahuan hayati, ilmu pengetahuan sosial dan kemanusiaan, ilmu pengetahuan kebumian dan kelautan, serta ilmu pengetahuan Teknik.
Sementara, NYIA menghadirkan 50 proyek penelitian dari 89 anak-anak dan remaja seluruh Indonesia.
“Semangat dan ketekunan mereka patut kita apresiasi. Semoga torehan presetasi adik-adik kita dapat menginspirasi dan memotivasi generasi muda Indonesia,” kata Laksana, usai memberikan penghargaan kepada peraih medali emas di ICE BSD Serpong, Tangerang Selatan, Sabtu (26/10/2019).
Laksana menjelaskan, bahwa pemenang LKIR tahun ini akan direkomendasikan untuk berkompetisi ke ajang International Science and Engineering Fair (ISEF) 2020 di Annaheim, California, Amerika Serikat, dan bagi pemenang NYIA direkomendasikan untuk berkompetisi ke KazAan, Rusia untuk mengikuti ajang International Exhibition for Young Inventor (IEYI) 2020.
“LIPI berharap, masyarakat makin optimis menyongsong masa depan Indonesia, dan memotivasi putra-putri kita untuk terus berkarya,” ujarnya.
Para pemenang mendapatkan hadiah tabungan Britama dari Bank Rakyat Indonesia, uang tunai dari PT. AFI, juga perlengkapan olah raga dari Decathlon.
Untuk Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati juara pertama berhasil diraih oleh Muhammad Nasim Mubarok dan Nandagesta Aurelia Shafa Wagmi dari MAN 2 Kota Malang, dengan karya Pantyliner Pendeteksi Dini Kapsid Human Papiloma Virus Tipe 16 dan 18 Melalui HPV Strip.
Untuk Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan, juara pertama diraih oleh Ayu Sekarningtyas dari SMA Negeri 1 Teras, Boyolali, dengan karya Membangun Kohesi Sosial pada Masyarakat Disabilitas dalam Merajut Kemandirian dan Relasi Sosial di Kota Surakarta.
Untuk Bidang Ilmu Pengetahuan Kebumian dan Kelautan, peraih juara pertama adalah Putri Uswatun Hasanah dan Widya Wardiatul Aini dari SMAN 1 Malingping, dengan karya Pelet Limbah Sagu (Metroxylon sagu) Termodifikasi: Aplikasi Pakan Buatan pada Usaha Pembesaran Ikan Lele Dumbo (Clarias sp.).
Juara pertama untuk Bidang Ilmu Pengetahuan Teknik berhasil diraih oleh Alldrich Putra Soetyono dan Delia Tjokroardi dari SMA Santa Laurensia, dengan karya Inovasi Membran Semipermeabel Berbasis Campuran Selulosa Asetat dari Air Kelapa (Cocos nucifera) dan Keratin dari Bulu Ayam (Gallus gallus domesticus) sebagai Uji Awal Membran Dialyzer.
Juara Pertama kategori National Young Inventors Award (NYIA) ke-12 berhasil diraih oleh Faustina Amelia dan Imanuellenfa Tantiara Glory dari SMA Regina Pacis Bogor, dengan karya Nano Extractor, Alat Rumah Tangga Pengekstrak Herbal Kualitas Tinggi dengan Proses Suhu Rendah Yang Dicapai melalui Teknik Getar Ultrasonik pada Tekanan Vakum Menggunakan Kendali Mikrokontroler Berbasis Aplikasi Android.