Sumbar Miliki Potensi Investasi Menjanjikan di Bidang Perikanan

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

PESISIR SELATAN – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, siap menampung segala bentuk investor untuk bidang perikanan.

Daerah dimaksud dinilai memiliki potensi yang besar untuk mengembangkan usaha di bidang perikanan, karena memiliki pantai yang luas, dan cocok melakukan berbagai jenis usaha perikanan.

Kepala Dinas Perikanan Pesisir Selatan, Andi Syafinal, mengatakan, daerahnya membuka peluang serta mengajak pengusaha dalam maupun luar negeri untuk berinvestasi di sektor perikanan. Selain investasi perikanan tangkap, budidaya perikanan juga menjanjikan.

Ia menjelaskan dengan garis pantai daerah setempat yang mencapai 218 kilometer serta terdapat beberapa teluk yang perairannya cukup tenang, dapat memberikan sinyal bahwa daerah Pesisir Selatan sangat layak dijadikan tempat untuk berinvestasi di bidang perikanan.

“Sejauh ini ada salah satu pengusaha yang bergerak di bidang budidaya ikan kerapu di perairan kawasan Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan sejak 2010 hingga saat ini masih terus beraktivitas. Kini usaha itu berkembang dengan baik. Artinya, hal tersebut merupakan salah satu tanda bahwa perairan daerah setempat potensial sebagai tempat budidaya ikan kerapu yang dihargai ratusan ribu rupiah,” ujarnya, Jumat (27/9/2019).

Pihaknya juga menekankan ketika pengusaha ingin berinvestasi di daerah itu akan terbebas dari oknum-oknum yang akan merugikan pengusaha. Hal ini juga mengingat, Pemkab Pesisir Selatan telah berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang mudah dan ramah, dan menghindari adanya hal-hal yang dapat membuat calon investor ogah ke Sumatera Barat.

“Kami siap membantu termasuk pejabat Dinas Penamaman Modal dan kami akan melayani dengan maksimal,” tegasnya.

Sementara itu Dinas Kelautan dan Perikanan Sumatera Barat menyatakan bahwa investasi di bidang kelautan dan perikanan menunjukkan tren positif.

Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat menyatakan, sejauh ini investasi yang telah berjalan di bidang kelautan dan perikanan, seperti penangkapan dan pengolahan ikan tuna, budidaya dan ekspor kerapu, budidaya serta ekspor mutiara.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat, Yosmeri, mengatakan, daerahnya memiliki banyak jenis peluang investasi, termasuk di bidang perikanan dan kelautan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumatera Barat Yosmeri ketika diwawancara awak media di Padang, Jumat (27/9/2019) – Foto: M. Noli Hendra

Selain adanya investor kini tengah berjalan yakni untuk penangkapan dan pengolahan ikan tuna, budidaya dan ekspor kerapu, budidaya dan ekspor mutiara, juga ada ekspor ikan hias, budidaya udang vaname.

“Sampai sekarang, usaha itu masih berjalan tanpa ada masalah yang berarti, dan kini berbagai jenis usaha itu berjalan lancar dan tidak persoalan. Karena memang komitmen kita itu membuka sebesar-besarnya peluang bagi investor ingin berinvestasi ke Sumatera Barat,” ujarnya.

Dikatakannya, potensi untuk usaha kelautan dan perikanan di Sumatera Barat sangat terbuka lebar. Untuk itu kepada investor, selalu ditawarkan dengan berbagai peluang ataupun potensi investasi, seperti penangkapan dan pengolahan ikan tuna, budidaya kerapu, budidaya kerang mutiara, budidaya rumput laut, pemasaran ikan hias, pembangunan cold storage atua pabrik es, dan pembangunan galangan kapal.

Yosmeri menjelaskan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat juga memberikan informasi bahwa kini sudah cukup banyak investor yang investasi di Sumatera Barat, seperti penangkapan dan pengolahan ikan tuna, budidaya dan ekspor kerapu, budidaya dan ekspor mutiara, ekspor ikan hias, dan budidaya udang vaname.

“Jadi bisa dikatakan kondisi investasi di Sumatera Barat kini lagi menunjukkan tren positif. Kita berharap hal ini terus tumbuh dengan baik,” harapnya.

Investor juga ada yang datang dari perusahaan mutiara dan galangan kapal, serta investasi bidang pembenihan udang.  Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno, pun menyatakan Pemprov Sumatera Barat dengan senang hati menyambut kedatangan para investor.

“Kita di Pemda akan memberikan kemudahan berinvestasi terutama bidang perizinan, dan kita akan memfasilitasi jika perlu kemitraan dengan pengusaha lokal baik masalah lokasi dan administrasi lainnya,” tegas Irwan di Padang.

Sebagai bukti keseriusan Pemprov Sumatera Barat menyambut datangnya investor, Irwan Prayitno bakal sering ke luar negeri melakukan promosi potensi investasi yang ada di daerahnya. Potensi investasi perikanan, selalu disampaikan Irwan kepada berbagai negara dan investor, namun sejauh ini respon itu belum terlihat.

“Kalau untuk bidang perikanan ini kita ada ekspor ikan tuna dengan tujuan negara Jepang, Amerika Serikat, dan beberapa negara lainnya,” ungkapnya.

Irwan berharap, dari segala upaya yang telah dilakukan oleh Pemprov Sumatera Barat salah satunya menjemput bola dengan cara mendatangi berbagai negara, dapat memberikan dampak yang positif terhadap perekonomian di daerah Sumatera Barat.

Setidaknya, jika geliat investasi tumbuh, salah satunya di bidang perikanan, maka akan berdampak pula kepada perekonomian daerah.

Lihat juga...