Dinkop UKM Purbalingga Diminta Mendampingi Perajin Logam

Editor: Mahadeva

PURWOKERTO – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinkop UKM) Kabupaten Purbalingga, diminta untuk mendampingi dan membina usaha kerajinan logam yang ada di Purbalingga. Kerajinan logam memiliki prospek yang menjanjikan, namun masih banyak kendala yang dialami pelaku usahanya.

Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi, mengatakan, semua pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Purbalingga harus mendapat perhatian. Bahkan jika diperlukan pendampingan, maka menjadi tugas dinas terkait untuk melakukan pembinaan. UMKM merupakan tonggak perekonomian daerah. “Nanti kita akan turunkan tim dari Dinkop UKM untuk melakukan pendampingan dan pembinaan usaha kerajinan logam, termasuk dalam hal pemasaran,” kata Bupati Purbalingga yang biasa disapa Tiwi, Selasa (24/9/2019).

Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi (tengah) melihat pedang samurai hasil kerajinan logam yang diproduksi oleh Dedi Kurnianto (kiri). (FOTO : Hermiana E.Effendi)

Pernyataan tersebut disampaikan Tiwi, menanggapi keluhan pelaku UMKM kerajinan logam, saat melihat berbagai macam kerajinan logam yang diproduksi oleh Knives For Ngangkod. Dalam kesempatan tersebut Bupati Tiwi terlihat sangat antusias dan menanyakan berbagai hal mengenai kerajinan logam.

Usaha yang dijalani Dedi Kurnianto tersebut baru berjalan satu tahun terakhir. Ia membuat berbagai macam kerajinan berbahan logam, seperti pedang ala samurai, keris, serta beberapa kerajinan yang dipakai sehari-hari, antara lain pisau, golok dan sejenisnya. Selama menjalankan usahanya, Dedi mengalami kesulitan dalam hal perekrutan tenaga kerja, karena tenaga kerja yang dibutuhkan membutuhkan keahlian khusus.

“Kalau soal pemasaran, kita sudah cukup lumayan, sebagian besar dipasarkan melalui online. Namun, kesulitan kita justru dalam hal stok barang, karena tenaga kerja yang kita miliki masih sangat minim dan perekrutan juga mengalami kendala, karena harus memiliki keahlian khusus,” tuturnya.

Tiwi menyebut, kerajinan logam yang dijalani Dedi Kurnianto, dalam perkembangannya bisa menjadi ikon khas Purbalingga. Tiwi mencontohkan, untuk produk pedang samurai bisa ditambahkan dengan sesuatu yang khas Purbalingga. Untuk menunjang keberlangsungan usaha kerajinan logam, Bupati meminta agar dilakukan pelatihan-pelatihan kepada warga sekitar. Sehingga nantinya mereka bisa ikut bekerja di produksi kerajinan tersebut.

“Berdayakan warga sekitar dan Dinkop UKM harus melakukan pendampingan, jika usaha ini berkembang, maka warga sekitar juga ikut menikmati hasilnya, terlebih jika bisa menjadi ikon kerajinan logam Purbalingga,” pungkasnya.

Lihat juga...