Klub Jantung Sehat Lamsel Turut Pelopori Germas
Editor: Makmun Hidayat
LAMPUNG — Kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) terus dilakukan oleh berbagai lapisan masyarakat, tak terkecuali Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel).
YJI mengkampanyekan kesadaran pola hidup sehat dengan rutin beraktivitas fisik, salah satunya senam jantung sehat.
Endang Triwahyuni, pelatih atau instruktur senam jantung sehat menyebut senam sebagai aktivitas fisik merupakan bagian dari Germas. Perilaku hidup sehat terus meningkat di kalangan keluarga dan masyarakat. Salah satu pola hidup sehat diakuinya dilakukan dengan membudayakan hidup sehat melalui senam jantung sehat, murah namun bisa diikuti berbagai kalangan.
Senam jantung sehat yang merupakan bagian dari Yayasan Jantung Indonesia (YJI) di Lamsel rutin mengajak masyarakat melakukan senam jantung sehat. Senam disusun dengan mengutamakan kemampuan jantung, gerakan otot besar, kelenturan sendi.
Fungsi senam itu dapat memasukkan oksigen sebanyak mungkin ke dalam tubuh. Selain itu bisa memperbaiki denyut nadi sebagai komponen penting untuk memperlihatkan kesehatan jantung.
“Imbas positifnya dengan rutin melakukan senam jantung sehat melancarkan aliran darah, mencegah stroke, jantung koroner dan penyumbatan pembuluh darah dalam tubuh,” terang Endang Triwahyuni saat ditemui dalam kegiatan senam jantung sehat, Jumat (9/8/2019).

Sebagai upaya memasyarakatkan senam jantung sehat, Endang Triwahyuni juga menyebut terus melakukan sosialisasi ke sejumlah wilayah. Selain melatih sejumlah wanita di desa dibentuk juga Klub Jantung Sehat (KJS) yang rutin melakukan sosialisasi ke sejumlah sekolah. Klub jantung sehat diakuinya bisa jadi pelopor gaya hidup sehat di tengah masyarakat sebagai pendukung Germas yang dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan.
Kegiatan senam jantung sehat jelang HUT Kemerdekaan RI ke-74 juga gencar dilakukan. Sebab sebelum 17 Agustus 2019 sejumlah klub jantung sehat akan unjuk kebolehan menampilkan ritme gerak semenarik mungkin. Sebagai sebuah olahraga, senam jantung sehat menjadi sebuah agenda perlombaan. Endang Triwahyuni bahkan rutin melatih senam itu di Kecamatan Sragi, Ketapang, Penengahan dan Bakauheni.
“Tahun ini menjadi kesempatan bagi sejumlah klub jantung sehat memperlihatkan indahnya gerakan dalam bentuk perlombaan,” papar Endang Triwahyuni.
Klub jantung sehat sebagai pelopor Germas menurut Endang Triwahyuni juga bekerjasama dengan sejumlah sekolah. Anggota klub jantung sehat yang merupakan para orangtua siswa sekolah pada pekan keempat setiap bulan ikut kegiatan senam kesegaran jasmani di sekolah. Melalui kegiatan tersebut anggota klub jantung sehat menjadi contoh pentingnya aktivitas fisik.
Kepala UPT Puskesmas Rawat Inap Penengahan, Syaiful Anwar, menyebut senam jantung sehat merupakan kegiatan positif. Sebab selama ini Puskesmas Penengahan rutin menggelar senam kesegaran jasmani (SKJ) setiap Jumat. Selain SKJ untuk masyarakat generasi muda, senam lanjut usia juga rutin digelar. Keberadaan KJS yang memasyarakatkan senam jantung sehat diakui Syaiful Anwar menjadi pendukung Germas yang terus digencarkan oleh Puskesmas.
Syaiful Anwar menyebutkan Germas dimulai dengan berfokus pada tiga kegiatan yaitu melakukan aktivitas fisik 30 menit perhari, mengonsumsi buah dan sayur, memeriksakan kesehatan secara rutin minimal 6 bulan sekali sebagai upaya deteksi dini penyakit. Ia juga menyebut sosialisasi pola hidup sehat, salah satunya melalui kegiatan aktivitas fisik terus digencarkan oleh pelaksana program promosi masyarakat.
“Jenis senam jantung sehat tidak hanya dilakukan dengan adanya instruktur senam. Sebab senam jantung sehat bisa dilakukan dengan jalan cepat, lari dan berenang,” imbuhnya.
Kegiatan senam jantung sehat disebutnya akan rutin dilakukan bersama masyarakat dengan adanya instruktur berpengalaman. Selain dilakukan secara bersama setiap Jumat di setiap desa senam jantung sehat rutin digelar.