Anggota DPRD Sikka Dapat Dana Purna Bakti Rp8,5 Juta
Redaktur: Satmoko Budi Santoso
MAUMERE – Anggota DPRD Sikka periode 2014-2019 telah mengakhiri masa jabatannya selama 5 tahun terhitung tanggal 25 Agsutus 2019. Anggota DPRD Sikka untuk masa bakti 2019-2024 pun telah diambil sumpah dan janjinya dalam pelantikan Senin (26/8/2019) kemarin.
“Uang Purna Bakti kami berikan kepada 35 anggota DPRD Sikka masa bakti 2014-2019 sesuai ketentuan Peraturan Pemerintah (PP) No 18 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, “ kata sekwan DPRD Sikka, Chrispinus Angelo Gagi, Selasa (27/8/2019).

Dikatakan Chris, sapaannya, masing-masing anggota dewan akan mendapatkan enam kali uang representasi. Namun, menurutnya, besaran dana purna bakti yang diterima 32 anggota dewan tentu berbeda dengan yang diterima seorang ketua dan 2 wakil ketua.
“Untuk dana purna bakti, sesuai perhitungan totalnya mencapai Rp302, 085 juta. Setelah dipotong PPh. 21 sebesar Rp45.312.750, maka jumlah yang diterima sebesar Rp256. 772.250,” ungkapnya.
Setiap anggota dewan sesuai dengan ketentuan tersebut kata Chris, akan mendapatkan dana 6 kali uang representasi. Untuk anggota DPRD masa bakti 5 tahun, sebesar Rp1.680.000 dikalikan dengan 6 sehingga mendapatkan sebesar Rp8.568.000.
“Sedangkan untuk anggota DPRD pergantian antar waktu akan mendapatkan sebesar Rp1.338.750 karena ada 3 anggota dewan antar waktu yang bertugas selama setahun. Dana yang diterima sebesar Rp256.772.250,” jelasnya.
Sementara itu lanjut Chris, anggota dewan yang sebelumnya diganti, sudah menerima dana purna bakti sesuai masa jabatannya selama 4 tahun. Dana ini juga akan diberikan kepada anggota DPRD yang kembali terpilih.
“Dana purna bakti diberikan untuk anggota dewan periode sebelumnya sehingga meskipun terpilih kembali maka tetap mendapatkan dana tersebut,” terangnya.
Anggota DPRD Sikka yang telah purna bakti, Yohanes A.J. Lioduden, mengaku berterima kasih kepada masyarakat Sikka yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk mewakili masyarakat selama lima tahun.
“Tentu saya harus mengucapkan terima kasih kepada masyarakat karena telah memilih saya dahulu. Meskipun tidak menjabat kembali namun saya akan bekerja untuk memajukan daerah ini melalui jalur lainnya,” ungkapnya.
Meskipun mendapatkan uang purna bakti yang nilainya tidak seberapa, Yani Making sapannya, mengaku senang dan bangga. Baginya, bisa duduk menjadi anggota dewan merupakan sebuah amanah dan kehormatan yang diberikan rakyat.
“Saya berharap agar anggota dewan yang baru menjabat bisa menjalankan amanat rakyat dengan baik. Bekerjalah dengan sebaik mungkin menjawab segala harapan yang diberikan masyarakat,” pesannya.
Dari sebanyak 35 anggota DPRD Sikka, 17 anggota dewan petahana gagal terpilih kembali sehingga hanya 18 anggota saja yang kembali lolos.
Berdasarkan data dari KPU Sikka, dari 35 kursi DPRD Sikka, PDIP meraih 5 kursi sedangkan PKB, Golkar, Nasdem, Hanura masing masing mendapat 4 kursi.
Partai Perindo, Gerindra dan PAN meraih 3 kursi sementara PKPI dan Demokrat mendapat masing-masing 2 kursi serta PKS satu kursi.