Dinkes Purbalingga Pantau Kandungan Gizi “Rantang Berkah”
Redaktur: Satmoko Budi Santoso
PURBALINGGA – Secara berkala Dinas Kesehatan (Dinkes) melakukan pemantauan terhadap kandungan gizi dalam program Rantang Berkah, yaitu pembagian makanan bergizi setiap hari Jumat kepada para lansia di Kabupaten Purbalingga. Pemantauan ini dilakukan oleh petugas puskesmas di masing-masing wilayah.
Kepala Dinkes Kabupaten Purbalingga, drg. Hanung Wikantono, mengatakan, program rantang berkah ini didistribusikan kepada para lansia dengan tujuan untuk memenuhi gizi seimbang mereka. Sehingga, menjadi kewajiban Dinkes untuk memastikan kandungan gizi dalam setiap menu yang disajikan.

“Petugas kita di Puskesmas-Puskesmas melakukan pemantauan rutin terhadap menu rantang berkah, karena harus memenuhi kebutuhan gizi seimbang bagi para lansia. Sejauh ini, kebutuhan gizi sudah terpenuhi, begitu juga dengan kelengkapan unsur gizi dan ini harus terus dipertahankan,” terangnya, Jumat (5/7/2019).
Dalam pemenuhan gizi ini, Dinkes selalu berkoordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Purbalingga selaku penanggungjawab program Rantang Berkah.
Lebih lanjut Hanung menjelaskan, parameter tercapainya gizi seimbang adalah adanya kelengkapan zat seperti tenaga, pembangun dan pengatur.
Zat-zat tersebut terkandung pada nasi, protein baik nabati maupun hewani, sayuran serta buah-buahan. Indikator telah terpenuhinya kandungan gizi dalam rantang berkah, lanjutnya, bisa dipantau juga dari meningkatnya kualitas kesehatan para lansia di Purbalingga.
“Grafik kesehatan para lansia terus dipantau. Hal ini menjadi salah satu sarana evaluasi terhadap program Rantang Berkah dan sejauh ini, memang ada peningkatan kualitas kesehatan para lansia secara umum,” jelasnya.
Sementara itu, selaku leading sektor, DKPP Purbalingga selalu berusaha memenuhi menu sesuai dengan yang diinginkan oleh penerima manfaat program Rantang Berkah.
Mengingat, seringkali kegemaran satu lansia berbeda dengan lansia lainnya. Sehingga petugas DKPP secara proaktif menanyakan menu yang mereka inginkan untuk Jumat berikutnya.
“Menunya berbeda-beda, sesuai dengan permintaan mereka, ada yang minta daging, ada juga yang minta ayam. Sehingga menu disesuaikan dengan keinginan dan kebutuhan mereka. Sebab, Ibu Bupati sudah menginstruksikan agar menanyakan terlebih dahulu keinginan para lansia, supaya menu yang diberikan tidak terbuang sia-sia,” kata Kepala DKPP Purbalingga, Sediyono.