Sikka Siapkan Beasiswa untuk 200 Mahasiswa di Unipa
Editor: Mahadeva
MAUMERE – Pemkab Kabupaten Sikka menyiapkan beasiswa bagi anak-anak daerahnya, yang hendak kuliah. Dialokasikan beasiswa untuk 200 orang mahasiswa di Universitas Nusa Nipa (Unipa) Maumere.

“Kepastian beasiswa ini telah disepakati oleh Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo dan Wakil Bupati Sikka Romanus Wogabersama Rektor Universitas Nusa Nipa (UNIPA) Maumere Angelinus Vincentius dan Ketua Yayasan Pendidikan Nusa Nipa Maumere, Sabinus Nabu, “ tutur Kabag Humas Setda Sikka, Even Edomeko, Sabtu (25/5/2019).
Kesepakatan tersebut, akan ditindaklanjuti dengan penandatanganan Nota Kesepahaman. Namun pendaftaran mahasiswa penerima beasiswa telah dibuka sejak Mei 2019 ini.
“Calon mahasiswa yang hendak memperoleh beasiswa ini dapat mengirimkan surat permohonan kepada Bupati Sikka dengan mengisi formulir yang ada di bagian Kesra Setda Sikka,” terangnya.
Formulir yang telah diisi, dapat langsung diantar ke Bagian Kesra Setda Sikka untuk proses lebih lanjut. Adapun besaran beasiswa yang disiapkan adalah Rp5,5 juta per-mahasiwa.
Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, menjelaskan, jumlah penerima beasiswa mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah. Pemkab Sikka baru bisa menyiapkan beasiswa untuk 200 orang penerima. “Pada tahun-tahun mendatang, kami akan menyiapkan lebih banyak lagi. Program beasiswa ini yang disetujui oleh DPRD Sikka,”ungkap Roby.
Roby menambahkan, dana akan langsung dikirim ke pihak Unipa untuk biaya SPP. Para mahasiswa tinggal belajar saja. Sementara biaya-biaya lain seperti buku, makan-minum, pemondokan dan lain-lain tetap menjadi tanggungjawab orang tua.
Rektor UNIPA, Dr.Ir Angelinus Vincentius, M.Si mengapresiasi kebijakan Pemkab Sikka. Hal itu menjadi dukungan yang luar biasa bagi dunia pendidikan. Pihaknya akan bekerja maksimal untuk mencerdaskan anak-anak bangsa dari Sikka tersebut.
Ketua Yayasan Pendidikan Nusa Nipa Maumere, Drs. Sabinus Nabu, menyebut, saat ini Unipa Maumere juga memperoleh beasiswa dari BNI 1946, Bank NTT, dan Beasiswa Bidik Misi, serta bantuan dana pendidikan dari Pemprov NTT. “Dana-dana ini akan dapat diakses oleh mahasiswa yang berprestasi secara akademik,” pungkasnya.