Penjualan Tiket di Daop Yogyakarta Mencapai 54 Persen
YOGYAKARTA – Penjualan tiket kereta api yang diberangkatkan dari Daerah Operasi VI Yogyakarta, selama masa angkutan Lebaran 2019, mencapai 54 persen.
Kendati demikian, tiket untuk keberangkatan di tanggal-tanggal tertentu, seluruhnya sudah terjual habis. “Untuk masa keberangkatan atau arus mudik, ketersediaan tiket dari Daerah Operasi (Daop) VI Yogyakarta masih cukup banyak, tetapi ada juga tiket yang sudah habis terjual saat arus balik,” kata Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi VI Yogyakarta, Eko Budiyanto, Rabu (22/5/2019).
Selama masa angkutan Lebaran 2019, 26 Mei hingga 16 Juni, PT KAI Daerah Operasi VI Yogyakarta menyiapkan 370.730 tempat duduk. Dan hingga Selasa (21/5/2019) sudah terjual sebanyak 201.467 tempat duduk.
Tiket untuk beberapa kereta seperti, KA Argo Lawu sudah terjual habis untuk keberangkatan pada 7 Juni hingga 12 Juni. Kereta Argo Dwipangga juga terjual habis pada tanggal yang sama. Sedangkan KA Taksaka Pagi dan Malam terjual habis untuk 7 Juni hingga 13 Juni, KA Bogowonto terjual habis pada 7Juni hingga 15 Juni.
Begitu juga untuk tiket KA Fajar Utama dan Senja Utama Solo Ekonomi terjual habis pada 7 Juni hingga16 Juni, KA Jaka Tingkir pada 6 Juni 15 Juni, KA Taksaka Pagi Tambahan terjual habis pada keberangkatan 8 Juni 12 Juni, dan KA Argo Lawu Fakultatif terjual habis pada 7 Juni 12 Juni. “Tiket arus mudik maupun balik untuk kereta tambahan kelas eksekutif masih tersedia cukup banyak,” tandas Eko.
Selain menggunakan kereta yang diberangkatkan oleh Daop VI Yogyakarta. Masyarakat juga dapat memanfaatkan kereta lain yang berhenti di wilayah kerja Daop VI Yogyakarta.
PT KAI Daerah Operasi VI Yogyakarta menjalankan delapan kereta tambahan, untuk mendukung masa angkutan Lebaran 2019. Diantaranya, Argo Lawu dan Argo Dwipangga, Taksaka Tambahan, Taksaka Lebaran, Sancaka Lebaran, dua rangkaian kereta Lodaya, serta Mataram Ekspres.
Pada masa angkutan Lebaran 2019, PT KAI Daop VI Yogyakarta memperkirakan terjadi kenaikan jumlah penumpang empat hingga lima persen. Tahun lalu jumlah penumpang yang dilayani 669.400 penumpang, dengan puncak arus mudik terjadi pada 30 Mei dan puncak arus balik pada 10 Juni.
Selama masa angkutan Lebaran 2019, PT KAI juga memberikan harga tiket yang spesial, yaitu mulai Rp150.000 untuk kereta eksekutif dan mulai Rp90.000 untuk kereta kelas ekonomi. Promo tiket kersebut diterapkan untuk kereta yang masih tersedia baik kereta reguler maupun kereta tambahan.
Tiket promo bisa dipesan melalui kanal penjualan tiket kereta api, yaitu melalui laman kai.id atau aplikasi KAI Access serta kanal penjualan tiket eksternal. Pemberlakukan tiket promo tersebut diharapkan dapat memecah kepadatan penumpang pada hari-hari mendekati hari H Lebaran. (Ant)