Banyak Gabah Gabuk, Hasil Panen Petani di Kulonprogo Tidak Maksimal

Editor: Mahadeva

YOGYAKARTA – Petani di sebagian wilayah Kulonprogo Yogyakarta mengaku tak mendapat hasil panen maksimal pada hasil panen musim tanam ke dua. Hasil panen diketahui tidak lebih baik dari hasil masa panen musim sebelumnya.

Suraji, petani asal dusun Bapangan Karangsewu, Galur, Kulonprogo – Foto Jatmika H Kusmargana

Suraji, petani asal Dusun Bapangan Karangsewu, Galur, Kulonprogo Yogyakarta menyebut, di panen musim tanam ke dua, jika dilihat dari volume gabah, hasil panen terlihat melimpah. Namun jika dihitung dengan ukuran berat, hasil panen justru berkurang.  “Memang kalau dilihat dari tanaman, terlihat bagus. Gabah yang dihasilkan per petak sawah cukup tinggi. Namun jika ditimbang hasilnya kurang. Ini karena banyak gabah yang gabuk atau tidak ada isinya,” ungkapnya Senin (20/5/2019).

Di musim tanan pertama 2019 lalu,  Suraji bisa menghasilkan sekira 10 karung gabah basah dari lahan seluas 1 pakulen. Dengan total berat gabah yang mencapai 120 kilogram. Sementara pada musim tanam kedua, Dia hanya mendapat sekira 80 kilogram gabah basah dari luasan lahan yang sama.  “Kalau dari banyaknya gabah hasilnya sama dapat sekitar 20 karung. Tapi jika ditimbang, beratnya hanya sekitar 80 kilo saja. Padahal sebelumnya bisa dapat sampai 100 kilo,”katanya.

Penurunan hasil panen tersebut terjadi karena pengaruh musim. Masa tanam kedua, pasokan air mulai berkurang seiring dengan mulai jarangnya hujan turun. Serangan hama juga turut mempengaruhi, meski hal itu dikatakan tidak terlalu signifikan.  “Kalau sudah mulai musim kemarau memang biasanya hasil turun. Beda dengan saat masih musim hujan,” ungkapnya.

Sementara harga jual gabah di tingkat petani, saat ini juga tidak lebih baik dari masa panen sebelumnya. Jika pada musim tanam pertama harga jual gabah basah mencapai Rp3.900 per-kilogram, maka pada musim taman kali ini harga gabah turun menjadi Rp3.600 per-kilogram.

Memasuki pertengahan Mei 2019, sebagian wilayah Kulonprogo sudah mulai memasuki masa panen musim tanam ke dua. Panen raya terjadi di wilayah Kulonprogo bagian selatan. Seperti kecamatan Panjatan, Lendah hingga Galur. Masa panen di wilayah ini memang lebih cepat dari wilayah lain di Kulonprogo.

Lihat juga...