Siswa SMA dan SMK di Denpasar Dapatkan Penyuluhan Tenaga Kerja

Editor: Satmoko Budi Santoso

DENPASAR – Kota Denpasar melalui Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi  (DTKSK) menggelar kegiatan yang menyasar siswa SMA/SMK serta pencari kerja di Kota Denpasar.

Kepala Dinas DTKSK Kota Denpasar, I Gusti Agung Rai Anom Suradi, menegaskan, bahwa kegiatan ini dilakukan sebagai upaya memberikan pengenalan tentang potensi diri pencari kerja serta memberikan informasi tentang pasar kerja.

I Gusti Agung Rai Anom Suradi  menambahkan, bahwa memasuki milenium baru saat ini terjadi perubahan dunia kerja yang mengarah pada sistem pengembangan SDM yang bersifat multi skill, fleksibel serta mengarah pada perkembangan kewirausahaan. Dengan demikian, para pencari kerja termasuk siswa SMA/SMK dituntut untuk memiliki standar kompetensi sesuai dengan keahlian masing-masing.

Kepala Dinas DTKSK Kota Denpasar, I Gusti Agung Rai Anom Suradi. -Foto: Sultan Anshori.

“Pengetahuan, keterampilan, sikap kerja, pendidikan formal, inisiatif, kreativitas, tanggung jawab, kerjasama dan mampu berkomunikasi adalah yang dominan dibutuhkan dunia kerja saat ini,” kata  I Gusti Agung Rai Anom Suradi, saat usai melakukan sosialisasi di SMK Farmasi 3 Saraswati Denpasar, Senin (8/4/2019).

Lebih lanjut dijelaskan, pemerintah dalam kesempatan ini hadir sebagai fasilitator guna menjembatani para pencari kerja dengan pemberi kerja. Sehingga masalah pengangguran di Kota Denpasar dapat diminimalisir.

“Di sini kami menghubungkan antara pencari dan pemberi kerja, utamanya sektor usaha di bidang industri dan pariwisata dengan lembaga pendidikan serta siswa didik untuk mengetahui informasi jabatan maupun kompetensi yang diperlukan melalui penyuluhan jabatan, binaker dan dilanjutkan dengan Job Fair serta Bursa Kerja Online (BKO),” terangnya.

I Gusti Agung Rai Anom Suradi  mengatakan, penyuluhan jabatan kali ini melibatkan 50 orang, akan terus dilaksanakan dengan menyasar seluruh siswa SMA/SMK serta pencari kerja di Kota Denpasar. Dengan demikian ketika nanti telah lulus sekolah, para pencari kerja telah memiliki gambaran tentang dunia kerja, serta mampu memberikan pemetaan tentang kualifikasi tenaga kerja yang dibutuhkan maupun yang tersedia.

“Besar harapan kami seluruh pencari kerja di usia produktif dengan penyuluhan jabatan ini dapat mengidentifikasi keahlian sehingga skill yang dimiliki dapat sesuai dengan jenis pekerjaan yang tersedia,” paparnya.

Sementara salah satu siswa, Ditsa Taruna, mengaku senang dapat mengikuti penyuluhan jabatan ini. Dimana, ketika nanti dirinya telah menamatkan sekolah, telah ada gambaran tentang potensi diri dan pekerjaan apa yang akan diambil.

“Kami sangat menyambut baik kegiatan ini, semoga dapat terus dilaksanakan untuk memberikan gambaran pekerjaan bagi siswa SMA/SMK serta pencari kerja di Kota Denpasar,” terangnya.

Lihat juga...