Jambi Jadi Masuk di Rute TdS 2019

Editor: Mahadeva

PADANG – Provinsi Jambi sah menjadi bagian dari rute even balap sepeda internasional Tour de Singkarak (TdS) 2019.

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit – Foto M Noli Hendra

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit, mengatakan, kepastian Jambi menjadi bagian dari TdS 2019, hasil pertemuan dua kepala daerah. ” TdS 2019, akan dimulai pada November mendatang, bakal ada yang menarik. Jambi bisa menjadi daya tarik keikutsertaan pebalap sepeda internasional. Artinya, kemungkinan besar para pebalap sepeda tidak hanya melalui 18 kabupaten dan kota di Sumatera Barat, tetapi juga melalui Kerinci Provinsi Jambi,” tandasnya, Senin (8/4/2019).

Rute Kerinci Provinsi Jambi, merupakan permintaan dari Pemerintah Kabupaten Kerinci, yang menginginkan derahnya menjadi bagian dari TdS 2019. Tujuannya, untuk memperkenalkan pesona alam yang dimiliki, sebagai daya tarik pariwisata.

“TdS merupakan event kebanggaan di Sumbar, yang telah mendunia, dengan adanya provinsi lain ikut serta dalam bagian TdS, merupakan hal baru untuk memeriahkan acara yang akan dilaksanakan pada November 2019 nanti,” tambahnya.

Rute di Kerinci, akan dimulai dari Kabupaten Solok Selatan, menuju ke Sungai Penuh Kerinci. Kemudian menuju ke Tapan Kabupaten Pesisir Selatan. Yang perlu disiapkan oleh Pemerintah Provinsi Jambi, adalah kondisi jalan yang akan dilewati para pebalap, harus bagus dan adanya animo sambutan masyarakat. Secara teknis, Pemprov Sumatera Barat menyambut baik rencana tersebut, asalkan rute yang dilewati pebalap dalam kondisi baik.

Jika kondisi jalan sudah baik, akan dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemprov Sumatera Barat dan Jambi. Meski melintasi Jambi, brand TdS tetap menjadi milik Sumatera Barat. “Kami sudah meninjau jalan yang ada di sepanjang leter W menuju Kota Sungai Penuh, masih banyak berlobang dan bergelombang, kami berharap pemerintah Jambi dapat segera memperbaikinya, hingga Oktober 2019,” ujarnya.

Gubernur Jambi, Fachrori Umar, mengapresiasi sikap Pemprov Sumatera Barat, yang telah bersedia memberikan kesempatan bagi Jambi, khususnya Kerinci dan Sungai Penuh menjadi bagian dari TdS 2019. “Ikut sertanya Kerinci dan Sungai Penuh, karena memang mengandalkan sektor pariwisata sebagai potensi pengembangan ekonomi daerah. Sehingga memiliki kesamaan dengan sebagian besar wilayah Sumatera Barat yang dilalui pebalap TdS,” tandasnya.

Penambahan rute di Kerinci dan Sungai Penuh, menjadi penyegaran dan upaya memperkenalkan budaya dan alam yang dimiliki daerah tersebut. Fachrori Umar mengklaim, secara teknis dan anggaran Provinsi Jambi sudah siap. Namun, perlu ada kesepakatan bersama, apakah nanti Kerinci yang jadi tempat start lalu finis di Muara Labuh Solok Selatan. Atau sebaliknya, Muaro Labuh jadi tempat start, dan finis di Kerinci.

“Kita perlu duduk bersama dalam hal ini, agar nantinya kita bisa mempersiapkan panjang rute yang akan dilalui. Sementara ini, ada 200 kilometer yang akan dilalui oleh pembalap TdS, kami juga merencanakan agar pembalap TdS bisa mengeliling Kota Sungai Penuh, maka objek wisata Kerinci juga dapat terpromosikan dengan ajang internasional tersebut,” harap Gubernur Jambi.

Kepala Dinas Pariwisata Sumatera Barat, Oni Yulfian, mengatakan, hadirnya Kerinci akan memberi suasana baru. Sepanjang rute dari Muaro Labuh Solok Selatan-Kerinci, memiliki pemandangan yang indah, serta suhu dara yang sejuk.

Jika Jambi jadi ikut, panjang rute akan bertambah, lebih dari 200 kilometer. “Ini suatu inovasi baru bagi kami, karena selama ini rute TdS  yang dilewati hampir semua pebalap yang pernah mengikutinya sudah mengenal lokasinya, penyegaran ini perlu kita lakukan sebagai daya tarik bagi pembalap sepeda dunia lebih banyak lagi untuk mengikutinya,” tandasnya.

Semakin panjang rute dan etape, disebutnya, akan semakin menarik peserta, terutama dari peseda internasional untuk menjajal TdS. Pemprov Sumatera Barat juga membuka diri jika nantinya ada keikutsertaan pebalap dari Jambi.  “Semoga kerjasama ini bisa menjadi contoh bagi provinsi lain yang berbatasan langsung dengan Sumatera Bara, yang mana tahu minat jadi bagian rute TdS,” pungkasnya.

Lihat juga...