Purbalingga Prioritaskan Pembangunan Jembatan Wirasana-Kalikajar

Editor: Koko Triarko

PURBALINGGA – Pembangunan jembatan Wirasana – Kalikajar, sebagai jembatan penghubung antara Desa Wirasana, Kecamatan Purbalingga, dengan Desa Kalikajar, di Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga, menjadi prioritas usulan Pemkab Purbalingga dalam Musyawarah Perencanaan Pembanguna Wilayah (Musrenbangwil) tahun ini. Jembatan tersebut dinilai sangat strategis, dan mempermudah akses warga menuju kota.

Plt. Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi, biasa disapa Tiwi, mengatakan, jembatan tersebut berada di atas aliran Sungai Klawing, panjangnya 120 meter dan lebar 9 meter. Jembatan juga menjadi akses utama bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Rembang, Kejobong, Pangadegan dan Kecamatan Kaligondang, untuk menuju ke kota.

Plt. Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi. -Foto: Hermiana E. Effendi

ʺSelama ini, masyarakat di wilayah tersebut harus memutar untuk menuju ke kota, terutama untuk akses jalan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Goeteng Tarunadibrata. Jika jembatan tersebut sudah dibangun, maka akses akan lebih mudah dan cepat,ʺ terang Tiwi, Rabu (13/3/2019).

Jika dihubungkan dengan rencana pembangunan Bandara Jenderal Besar Soedirman, maka keberadaan jembatan Wirasana – Kalikajar juga sangat strategis. Sebab, jalur tersebut merupakan jalur alternatif dari arah bandara menuju Kabupaten Pemalang dan sebaliknya.

Untuk pembangunan jembatan Wirasana – Kalikajar tersebut, Pemkab Purbalingga mengajukan usulan bantuan keuangan kepada Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp20 miliar.

Selain pembangunan jembatan, Kabupaten Purbalingga juga mengusulkan sejumlah kegiatan lainnya, seperti peningkatan kapasitas jalan Panican – Linggamas senilai Rp8,575 miliar, sebagai pendukung akses Bandara Jenderal Besar  Soedirman, kemudian peningkatan kapasitas Jalan Karangjambu – Ponjen senilai Rp12,850 miliar, sebagai peningkatan akses daerah terpencil dan rawan bencana.

ʺAkses jalan menuju bandara memang kita prioritaskan untuk diusulkan pembangunannya tahun ini, beserta sarana pendukungnya,ʺ jelasnya.

Selain pengajuan bantuan akses jalan, Kabupaten Purbalingga juga mengajukan revitalisasi Pasar Panican, kemudian pembangunan sarana air bersih di Curug Karang untuk solusi kekeringan warga sekitar saat musim kemarau, pembangunan Puskesmas Rembang, serta pembangunan terminal tipe C di Kutasari.

Total usulan bantuan keuangan ke Pemprov Jawa Tengah senilai Rp76,199 miliar.

Lihat juga...