PLN Tambah Gardu Listrik di Ketapang

Editor: Koko Triarko

LAMPUNG – Perusahaan Listrik Negara (PLN) Distribusi Lampung, melakukan penambahan gardu distribusi di wilayah Kecamatan Ketapang. Seniaji, petugas teknik yang bertugas, menyebut gardu distribusi dibangun karena daya listrik di wilayah tersebut kerap turun. Selain tingginya kebutuhan listrik, juga karena untuk lahan tambak budi daya udang dan bandeng.

Penambahan gardu distribusi dilakukan di wilayah Dusun Paret Tiga, Desa Pematangpasir,Kecamatan Ketapang. Menurutnya, gardu distribusi mulai dipasang sejak awal bulan Februari. Tahap konstruksi, di antaranya pemasangan delapan tiang, selanjutnya pemasangan kabel serta pembuatan gardu.

Seniaji, petugas teknik PLN Distribusi Lampung melakukan proses pemasangan kabel baru -Foto: Henk Widi

Gardu distribusi merupakan komponen sistem distribusi yang berfungsi mendistribusikan tenaga listrik ke konsumen, baik pelanggan tegangan menengah maupun pelanggan tegangan rendah. Gardu distribusi tegangan listrik atau kerap dikenal bangunan gardu listrik dilengkapi sejumlah fasilitas.

Bangunan gardu distribusi yang dipasang, terdiri dari Perlengkapan Hubung Bagi Tegangan Menengah(PHB-TM), transformator distribusi, Perlengkapan Hubung Bagi Tegangan Rendah (PHBTR) untuk memasok kebutuhan tenaga listrik bagi pelanggan, baik tegangan menengah (TM 20 kV) maupun tegangan rendah (TR 220/380 Volt).

Keberadaan gardu listrik yang sebelumnya terletak di lokasi yang jauh, membuat warga menginginkan penambahan gardu listrik baru.

“Awal Maret, sejumlah sarana untuk kelengkapan gardu induk sudah terpasang, mulai dari tiang, komponen gardu induk serta terakhir pemasangan kabel, sehingga warga bisa menikmati jaringan listrik lebih stabil,” terang Seniaji, saat ditemui Cendana News, Jumat (1/3/2019).

Seniaji menyebut, proses pemasangan instalasi listrik untuk pembuatan gardu listrik baru, sudah dikoordinasikan dengan warga. Pasalnya, untuk pemasangan instalasi dengan sistem Jaringan Tegangan Menengah (JTM), sejumlah pohon harus ditebang.

Sejumlah warga dengan ikhlas membiarkan pohon yang harus ditebang, agar jaringan listrik bisa dipasang. Kebutuhan listrik yang sangat vital bagi warga, selain untuk konsumsi penggunaan alat elektronik juga untuk kelancaran perikanan budi daya.

Pembangunan gardu listrik atau gardu distribusi, sebut Seniaji, sangat penting dalam penyaluran distribusi listrik ke rumah pelanggan.

Gardu listrik yang dibuat merupakan jenis gardu tiang tipe terbuka dengan dua tiang penopang. Pemasangan gardu listrik baru untuk memastikan listrik tetap mengalir dari gardu induk ke pelanggan, menjelang bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 2019.

Pascapemasangan gardu induk tersebut, ia berharap masyarakat ikut menjaga intalasi listrik dari sejumlah gangguan. Gangguan pada kabel listrik menuju ke gardu listrik, di antaranya kerap diakibatkan pepohonan yang tumbuh, membuat petugas pemeliharaan melakukan kegiatan perampasan pohon pada jaringan 20 kV tersebut.

Petugas untuk proses perampasan pohon, akan siaga selama 24 jam membantu masyarakat agar jaringan listrik bisa didistribusikan dengan lancar.

Sujat, salah satu warga Dusun Paret Tiga, menyebut penambahan fasilitas gardu listrik sudah lama dinantikan warga. Pasalnya, kawasan tersebut merupakan permukiman dengan kebutuhan listrik sangat besar.

Sujat, salah satu warga Dusun Paret Tiga Desa Pematang Pasir, Kecamatan Ketapang. menyalakan peralatan elektronik setelah proses pemadaman listrik -Foto: Henk Widi

Sejumlah warga yang kerap mengeluhkan daya listrik turun dalam beberapa bulan ke depan, dipastikan akan mendapat pasokan yang lancar. Meski sementara waktu dilakukan pemadaman listrik selama proses pemasangan instalasi, ia menyebut untuk kelancaran distribusi listrik warga tidak keberatan.

Sujat menyebut, selain dipergunakan untuk konsumsi masyarakat untuk barang elektronik, pasokan listrik diperlukan untuk sektor pertambakan.

Keberadaan gardu listrik baru bisa meningatkan daya listrik di kawasan tersebut, yang vital bagi sektor pertambakan. Sektor pertambakan udang vaname, sebutnya, kerap sangat membutuhkan listrik untuk alat pompa air dengan sistem sumur bor, menghidupkan kincir untuk sirkulasi air.

Selama ini ia, warga masih memanfaatkan jaringan listrik yang disalurkan dari rumah warga, sebelum adanya gardu listrik baru.

Lihat juga...