Persedian Logistik BPBD Lebak Cukup Satu Tahun

Petugas BPBD menyiapkan bantuan logistik untuk korban bencana - DOK CDN

LEBAK – Badan Penanggulangan Bencana Daerah kabupaten Lebak menjamin persedian logistik yang dimiliki, cukup untuk membantu korban bencana alam untuk kebutuhan selama satu tahun di daerah tersebut.

“Kita menyiapkan stok beras sebanyak 20 ton,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Kaprawi, Kamis (14/3/2019).

Kabupaten Lebak masuk daerah zona merah bencana alam. Daerahnya memiliki kawasan perbukitan, pegunungan, pesisir pantai, dan juga kawasan hutan konservasi. Potensi bencana alam yang mengintai antara lain banjir, longsor, pergerakan tanah, puting beliung, kebakaran, gempa dan tsunami.

Saat ini, bencana pergerakan tanah terjadi di Kecamatan Cibeber dan Cimarga. Para korban bencana alam mendapat pasokan logistik berupa beras, lauk pauk, minuman kemasan hingga selimut. “Kami mengutamakan kebutuhan dasar, agar para korban bencana alam tidak mengalami kerawanan pangan,” tandasnya.

Kaprawi menyebut, BPBD menyediakan logistik kebencanaan agar para korban bencana alam dapat memenuhi kebutuhan pangan. Persedian logistik melalui bantuan dari pemerintah daerah dan provinsi juga Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). BPBD bergerak cepat menyalurkan logistik bila terjadi bencana alam, untuk mengurangi risiko kebencanaan, seperti jatuhnya korban jiwa, juga kerusakan material besar.

Pascabencana terjadi, harus bergerak cepat menangani para korban bencana, agar tidak menimbulkan kerawanan pangan maupun serangan penyakit menular. BPBD bersama instansi terkait juga relawan, akan menangani pascabencana tersebut dengan menyalurkan logistik. “Kami selalu menyiapkan persediaan logistik kebencanaan dan stok yang ada di gudang mencukupi untuk satu tahun,” ujar Kaprawi.

Saat ini, para relawan TNI, Polri, Tagana, Relawan Tangguh, PMI, Dinkes dan Orari, cukup membantu warga korban pergerakan tanah di Desa Gunung Wangun Kecamatan Cibeber. Tim relawan mendirikan dapur umum di lokasi bencana tersebut.

Persedian logistik disalurkan oleh BPBD setiap sepekan sekali, untuk memenuhi kebutuhan dapur umum. Mereka memasak juga mendistribusikan logistik, kepada warga yang tinggal di pengungsian. Selama ini, mereka tidak terancam kerawanan pangan maupun serangan penyakit. “Kami tetap komitmen membantu warga korban longsor sebelum direlokasi ke lokasi yang lebih aman,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...