Pedagang Konveksi Padang Bersatu Membangun Koperasi
Editor: Satmoko Budi Santoso
PADANG – Pedagang konveksi yang berada di Pasar Raya Padang, Sumatera Barat, bersatu mendirikan koperasi. Sebagian besar ialah pedagang konveksi dan pedagang kaki lima (PKL) lainnya yang ada di Pasar Raya Padang.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Endrizal, menyambut baik adanya Koperasi Keluarga Besar Pedagang Kaki Lima (KKBPKL). Menurutnya, dengan adanya koperasi itu, para pedagang dapat saling membantu dalam hal promosi barang yang dijual.
Ia menyebutkan, adanya koperasi yang didirikan oleh pedagang kaki lima ini, merupakan hal yang baru di Pasar Raya Padang. Karena sebelumnya pedagang itu memang sudah bergabung ke koperasi, tapi bukan dari koperasi yang didirikan oleh pedagangnya.
“Saya melihat sesuatu hal yang bagus. Setidaknya dari anggota koperasi itu dapat saling bertukar pikiran. Sehingga lahirlah ide-ide kreatif dalam menjalani usaha,” katanya, Selasa (12/3/2019).
Endrizal juga mengatakan, apabila hal yang serupa juga dilakukan oleh pedagang lainnya, maka akan dapat memberikan dampak yang baik bagi pertumbuhan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Karena jelas, bagaimana pun juga koperasi yang didirikan, akan berpengaruh kepada perekonomian UMKM.
Menurutnya, koperasi jasa KKBPKL Pasar Raya Padang ini akan menjadi cikal bakal tumbuhnya lembaga ekonomi masyarakat yang kuat. Pasalnya, koperasi ini beranggotakan para pedagang kreatif yang selama ini menjadi pelaku perputaran keuangan di pusat perdagangan Kota Padang itu.
“Saya yakin koperasi yang dibentuk KKBPKL akan menjadi cepat berkembang dan menjadi cikal bakal koperasi yang besar karena umumnya beranggotakan pedagang kreatif yang menguasai perputaran keuangan di Pasar Raya,” kata Endrizal usai pengukuhan pengurus koperasi tersebut.
Menurut Endrizal, PKL yang umumnya berjualan produk konveksi di sekitar Padang Theater selama ini selalu bersinergi dan mendukung program Pemko Padang. Hal itu membuat pembangunan pengembangan dan penataan kawasan Pasar Raya Padang berjalan dengan lancar.
“Para PKL sudah mendukung kelancaran pembangunan, pengembangan dan penataan Pasar Raya hingga ke depan patut lebih diperhatikan supaya PKL yang ada lebih berkembang,” sebutnya.
Endrizal menambahkan, sesuai perencanaan tahun 2019, pengembangan Pasar Raya Padang akan terus dilanjutkan. Secara bertahap kompleks Padang Theater mulai dari fase I hingga fase VII akan dibangun. Hingga tahun 2020 nanti, Koppas Plaza dan Merlin yang ada di sebelah barat Padang Theater juga akan dibenahi.
“2019 sampai 2020 nanti pembangunan Padang Theater dan gedung-gedung di sekitarnya akan dikerjakan secara bertahap,” ujar Endrizal.
Tujuan mempercantik Pasar Raya Padang, kata Endrizal, tidak lain untuk kenyamanan pedagang dan masyarakat yang berbelanja. “Tidak ada maksud akan meminggirkan pedagang kaki lima melainkan agar semua bisa ditampung dan diwadahi lebih nyaman dalam berusaha,” tukasnya.
Sementara itu, Ketua KKBPKL Kota Padang, Idman, mengatakan, untuk anggota koperasi yang tergabung kini mencapai hampir 500 orang. Untuk itu, pihaknya merasa bersyukur sudah bisa bersatu dalam wadah KKBPKL itu.
Artinya, dengan terbentuknya wadah ini, semua anggota merasa lebih kuat untuk menjalani usaha. Karena menurutnya, dari Pasar Raya Padang ini menjadi “akademi” untuk meningkat ke jenjang pelaku usaha yang lebih sukses.
“Dari sini kami bermimpi menjadi pedagang dan pengusaha yang sukses”, sebut Idman.
Sedangkan Ketua Koperasi Jasa KKBPKL, Fauzi Novrialdi, mengatakan, PKL akan selalu bersinergi dengan pemerintah dalam mengembangkan ekonomi kemasyarakatan berbasis koperasi dan UMKM.
“Melalui wadah koperasi ini, KKBPKL akan turut menggeliatkan ekonomi masyarakat, serta menggairahkan kreativitas UMKM,” tutupnya.