Jembatan Terputus, Ruas Jalan Jayapura-Wamena Belum Dapat Dilewati

Ilustrasi - Sebuah kendaraan berat mengeruk pinggiran tebing pada pelebaran jalan di distrik Sentani Timur sepanjang kurang lebih 10 kilometer, Papua, Senin (31/10). Jalan tersebut merupakan satu-satunya ruas jalan yang menghubungi Kota Jayapura dengan Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Sarmi serta bandara udara Sentani. (Ant)

JAYAPURA — Ruas jalan trans poros Jayapura-Wamena sepanjang 575 km hingga kini belum dapat dilewati akibat Jembatan Yahuli yang berada di Kabupaten Yalimo masih terputus.

Kepala Satuan Kerja Balai Besar Pembangunan Jalan Nasional (BBPJN) Jayapura, Saut Munthe, mengatakan ruas jalan Jayapura-Wamena sampai saat ini belum bisa dilewati akibat Jembatan Yahuli putus sejak Minggu (3/2).

Ia mengatakan saat ini pengerjaan jembatan belum dapat dilakukan karena badan jembatan masih dalam proses pemesanan dan belum di Jayapura.

“Nantinya rangka jembatan itu dikirim ke Jayapura dan selanjutnya dibawa ke Yahuli,” kata Munthe di Jayapura, Rabu (6/3/2019).

Ia mengatakan dengan tidak adanya aktivitas kendaraan di ruas jalan tersebut, maka para pekerja saat ini fokus mengerjakan jalan yang sempat terganggu akibat tingginya pengguna jalan.

“Memang betul sambil menunggu pengerjaan jembatan dilakukan, saat ini pengerjaan ruas jalan yang sempat terganggu akibat tingginya aktivitas masyarakat yang melintasi ruas jalan Jayapura-Wamena dan sebaliknya tinggi,” katanya.

Sebelum putus, lanjutnya, tiap minggu sekitar 300-an kendaraan berbagai jenis melintas di ruas jalan tersebut, baik dari arah Jayapura maupun Wamena atau kabupaten lain di sekitarnya.

Dengan terhubungnya ruas Jayapura-Wamena yang melewati Kabupaten Yalimo melayani enam kabupaten di kawasan pegunungan yang saat ini sudah terhubung jalan darat yakni Kabupaten Lanny Jaya, Tolikara, Nduga,Mamberamo Tengah, Puncak dan Kabupaten Puncak Jaya. (Ant)

Lihat juga...