Ibu Rumah Tangga di Jember Dilatih e-Commerce

Editor: Mahadeva

JEMBER – Ibu rumah tangga menjadi sasaran pelatihan e-Comerce di Jember. Kegiatannya menjadi bagian dari upaya menambah jumlah Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di daerah tersebut.

“Memberi pelatihan kepada laki-laki mendapat hasil satu laki-laki. Tapi, kalau melatih ibu-ibu, maka satu ibu-ibu sama dengan melatih satu generasi,” kata Bupati Jember, Faida, usai membuka pelatihan e-Comerce, Selasa (19/3/2019) pukul 15.30 WIB.

e-Commerce, penting untuk memberdayakan ibu rumah tangga yang menjadi bagian penting ekonomi kerakyatan. Dengan memanfaatkan teknologi informasi, mereka akan mampu berjualan Dalam Jaringan (Daring).  “Dengan IT, mereka bisa merambah pasar yang tidak di depan mata, dan tidak terjangkau kaki dan tangan. Serta meningkatkan omset dan meraih keuntungan lebih besar,” ujar Faida.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BPSDMP Kominfo) Surabaya, Eka Handayani (kiri), Bupati Jember, Faida (tengah) dan Plt. Kepala Dinas Kominfo Jember, Ratno Sembodo – Foto: Kusbandono.

Peserta pelatihan yang berjumlah 40 orang, kali ini berhak menerima bantuan permodalan tanpa jaminan. “Jaminannya adalah semangat yang mereka miliki. UMKM yang mereka punyai, produk yang mereka punyai. Pelatihan hari ini cukup menjadi jaminan, bahwa mereka mendapat dukungan modal usaha dari Rp2,5 juta sampai Rp25 juta,” tambahnya.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BPSDMP Kominfo) Surabaya, Eka handayani, mengatakan, pelatihan tersebut untuk mendorong terwujudnya Jember Smart City. “Salah satu unsur untuk meningkatkan perekonomian di Jember, dengan upaya bagaimana ibu-ibu tidak ketinggalan zaman, juga gaul. Khususnya untuk e-commerce, sehingga Kabupaten Jember segera terwujud smart city-nya dengan e-commerce,” katanya.

Eka mengungkapkan, program tersebut bekerjasama dengan Google, yang memberikan fasilitasi, bagaimana strategi menaikkan omset serta strategi pemasaran.

“Dengan pelatihan ini, diharapkan bagi yang belum memiliki produk atau yang sudah mempunyai, dapat menjual dagangannya secara online atau sebagai resseler. Ini ibu-ibu rumah tangga hebat. Tidak hanya merawat suami dan mendidik anak, tetapi juga sebagai penopang ekonomi keluarga,” pungkasnya.

Lihat juga...