Cuaca Ekstrem, Bulog Pastikan Stok Beras di Sumsel, Aman

Ilustrasi - Beras Bulog - Dok CDN

PALEMBANG – Stok beras di Provinsi Sumatra Selatan, dipastikan mencukupi menjelang Ramadan, yang akan jatuh pada awal Mei 2019, meski potensi kegagalan panen terus membayangi lantaran sedang dilanda cuaca ekstrem.

Kepala Perum Bulog Divisi Regional Sumatra Selatan dan Bangka Belitung, Muhammas Yusuf Salahuddin, mengatakan, saat ini cuaca esktrem berupa hujan lebat disertai angin kencang melanda beberapa kabupaten/kota di Sumsel, termasuk di sejumlah daerah penghasil beras. Meski demikian, Bulog menyakini tidak akan menggangu produksi berat petani.

“Cuaca buruk tidak berdampak pada produksi panen, jadi sampai Lebaran pun cadangan beras di Sumsel cukup, bisa untuk tujuh bulan ke depan,” ujar Yusuf.

Menurut dia, belum ada laporan permasalahan dari wilayah penghasil beras, seperti Kabupaten Banyuasin, Ogan Komering Ilir dan Musi Rawas.

Sebab, stok beras yang cukup tersebut masyarakat diminta tidak usah khawatir, karena tidak akan ada kenaikan harga.

Kondisi ini juga didukung keaktifan pemerintah dalam menggelar operasi pasar sejak Januari 2019, baik di pasar tradisional maupun tingkat kelurahan. Operasi pasar ini akan terus berlanjut hingga melewati masa Lebaran.

Beberapa jenis sembako dan kebutuhan pokok yang dijual dalam operasi pasar, meliputi beras, minyak, gula, terigu, dan lainnya dengan harga di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Jika di pasar harga beras medium Rp 9.500 per kilogram, maka jual saat operasi pasar dijual Rp 8.900 per kilo, artinya masyarakat yang membeli bisa hemat hingga 15 persen dari harga pasaran, begitu pula sembako lainnya,” ujar M. Yusuf. (Ant)

Lihat juga...