Vida, Perkenalkan Pasar Alam Nontunai di Bekasi
Editor: Mahadeva
BEKASI – Melengkapi visi sebagai kawasan yang mengimplementasikan Circular Ekonomi, Vida Bekasi meluncurkan entitas baru bernama Pasar Alam.

Pasar yang berada di Jalan Alun-alun Selatan Bumipala Vida Bekasi tersebut, menjadi pasar pertama yang menerapkan transaksi nontunai, bekerja sama dengan GO-PAY. “Pasar Alam hadir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang ada di Vida Bekasi dan sekitarnya. Seperti halnya ekosistem kehidupan di suatu wilayah, masyarakat memerlukan pusat perekonomian untuk membeli kebutuhan kehidupan,” ungkap Rizky Fadillah, Komunikasi Pasar Alam, ke Cendana News, Selasa (26/2/2019).
Pasar Alam, Vida Bekasi terbagi atas dua zona. Keberadaanya, untuk memenuhi kebutuhan utama masyarakat seperti kebutuhan dapur atau pasar basah. Pasar ini menjual aneka sayur, telur, daging organik. Selain membeli, konsumen akan mendapatkan edukasi mengenai sayuran organik dari penjual secara langsung.
Sedangkan pasar pelengkap, menjual aneka suvenir, tempat cuci sepatu, dan tersedia tempat pangkas rambut serta kebutuhan pelengkap lain. “Konsep pasar alam, saat ini bisa dikatakan mengusung tema produk sehat, tanpa pengawet. Mimpi besarnya menjadi pasar organik menuju pasar sehat,” ungkap Rizki.
Adapun keunikan Pasar Alam Vida Bekasi, adalah setiap sabtu dan minggu, ada live musik, rabana atau marawis. Dan sorenya ada demo masak, atau lomba untuk ibu dan anak seperti lomba mewarnai. Konsumen juga akan mendapatkan edukasi mengenai makanan sehat. “Setiap akhir pekan akan ada even dengan tema berbeda. Dan akan disesuaikan dengan trend,” tandas Rizky.
Pasar Alam dikelola oleh Koperasi Savira, berkolaborasi dengan pihak-pihak yang sudah berkecimpung di dunia pangan sehat, seperti Sekolah Seniman Pangan yang diinisiasi Javara Indonesia. Keberadaanya, ingin menjadi pasar yang mengajak masyarakat bergaya hidup ramah lingkungan, Pasar Alam berkolaborasi dengan Waste4Change, yang aktif melakukan kampanye gaya hidup ramah lingkungan dan mengelola sampah di Pasar Alam.

Disamping keunikan membayar non tunai dari setiap transaksi, Pasar Alam melalui koperasinya memberikan kemasan ramah lingkungan kepada penjual dan pembeli. Pengelola mendorong konsumen untuk membawa tas sendiri dari rumah. “Kita ingin menjadikan pasar Alam sebagai titik temu kebaikan alam. Melalui kemasan yang bisan diurai tentunya membantu kebaikan alam,” ucapnya.
Pasar Alam, untuk kebutuhan dapur mulai buka pukul 05.30 WIB. Sedangkan kebutuhan pelengkap lain, dibuka mulai pukul 08.00 WIB. Pasar ditutup pukul 21.00 WIB malam. Untuk harga, tidak jauh berbeda dengan harga pasar konvensional. Telur dipasar Vida tetap Rp23 ribu per kilogram.
Pasar Alam beserta alun-alun, sebagai pusat aktivitas masyarakat, sudah dibuka selama satu minggu. Pengunjungnya cukup banyak. Pasar Alam diampu untuk menjadi destinasi wisata baru yang unik di Bekasi.