Tekan Kenakalan Remaja, Pemkot Surabaya Bangun Ratusan Lapangan Futsal

latihan di lapangan Futsal foto dok CDN

SURABAYA – Pemkot Surabaya membangun ratusan lapangan futsal di daerahnya. Hal itu menjadi upaya untuk menangkal kenakalan remaja di Surabaya, Jawa Timur.

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, mengatakan, lapangan futsal menjadi wahana bagi anak-anak Surabaya, agar terhindar dari hal-hal negatif. “Selain itu, anak-anak bisa mengembangkan minat dan bakatnya di bidang olahraga, sehingga bisa berprestasi,” katanya, Jumat (15/2/2019).

Pemkot Surabaya telah membangun sekira 457 lapangan olahraga. Pembangunan dilakukan tersebar di seluruh penjuru kota. Dari jumlah tersebut, yang paling banyak adalah lapangan futsal, yang jumlahnya mencapai ratusan. Sedangkan sisanya berupa lapangan basket, lapangan sepak bola, dan lapangan bola voli.

Salah satu lapangan futsal yang baru diresmikan Risma adalah, lapangan futsal yang terletak di antara permukiman warga di Jalan Krembangan Barat Nomor 22 Surabaya, pada Kamis (14/2/2019). “Mudah-mudahan anak-anak Surabaya bisa memanfaatkan. Dengan adanya lapangan ini kenakalan remaja bisa turun dan anak-anak bisa berprestasi,” tandasnya.

Menurut Risma, salah satu upaya menghindarkan anak-anak dari kenakalan adalah, dengan membuat kegiatan yang bernilai positif. Jika anak-anak dialihkan ke kegiatan positif, maka mereka tidak sempat untuk berpikir bertindak negatif. Selain digunakan sebagai wahana berlatih sepak bola, masyarakat juga bisa memanfaatkan lapangan untuk kegiatan lain.

Seperti digunakan untuk senam, ataupun kegiatan warga kampung lainnya. Lapangan bisa dipakai masyarakat tanpa harus menyewa alias gratis. Selain menyediakan lapangan futsal, Pemkot Surabaya juga membangun wahana olahraga lain, seperti sirkuit balap motor, dan kolam renang untuk para pelajar. “Saya juga membangun sirkuit balap motor untuk anak-anak yang hobinya balapan dan membuat kolam renang. Sepanjang itu positif, kenapa tidak,” tandasnya.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Surabaya, Afghani Wardhana, mengatakan, pemkot memiliki sekira 457 fasilitas olahraga. Sarana tersebut ada yang bisa diakses secara gratis, maupun dengan sewa. Lokasinya tersebar di sejumlah perkampungan dan taman kota.

Bagi fasilitas yang bersifat sewa, sebelum menggunakannya, pemohon akan dikenakan biaya administrasi atau sewa. Pemohon bisa mengajukan penggunaan fasilitas olahraga ke dispora. Beberapa sarana yang bersifat sewa diantaranya, Gelanggang Remaja, Gelora Bung Tomo, dan Gelora 10 November Tambak Sari. Sedangkan untuk fasilitas lapangan olahraga yang lain, sifatnya gratis.

Bagi warga Surabaya bisa memanfaatkan fasilitas olahraga tanpa dikenakan biaya administrasi atau gratis, seperti lapangan futsal, bola basket, voli, sofbol, lapangan atletik, sirkuit balap motor, dan hoki. Diharapkan, masyarakat bisa memanfaatkan sarana prasarana tersebut dengan maksimal. “Kami berharap warga bisa memanfaatkan sarana olahraga itu secara maksimal, khususnya anak-anak muda kita yang punya bakat di bidang olahraga agar bisa memanfaatkan untuk pembinaan olahraga,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...