Tangkal Hoaks, Forum Jurnalis Bekasi Sasar SMK
Editor: Satmoko Budi Santoso
BEKASI- Forum Jurnalis Bekasi (Forjas) Kota Bekasi, Jawa Barat, menggelar sosialisasi antihoaks dengan menyasar kalangan pelajar. Kali ini Forjas melakukan sosialisasi di SMK Karya Guna Bhakti I.
Upaya tersebut bagian dari peran serta jurnalis di Kota Bekasi dalam mencegah dan memerangi berita bohong yang kian marak menjelang Pemilu 2019. Pemilih pemula harus menjadi bagian aktif dalam memerangi hoaks.
“Kota Bekasi, akhir-akhir ini, kerap terjadi tawuran melibatkan remaja. Salah satunya perang melalui media sosial, bahkan saling ejek, mencaci dan lainnya,”ujar Ketua Forjas Kota Bekasi, Boy Hutapea, usai kegiatan sosialisasi, Jumat (22/2/2019).

Dikatakan, edukasi hoaks di kalangan pelajar, selain menjelaskan jenis berita hoaks, cara mencari tahu kebenaran informasi, fokus lain adalah agar meredam aksi tawuran yang juga kerap terjadi beberapa waktu belakangan ini.
“Pelajar harus paham kebenaran dan tidak mencari kebenaran,” tandas Boy.
Menurutnya, pelajar harus memahami jika ada informasi miring dan lainnya melalui grup atau jaringan sosial lainnya. Harus dikonsumsi dengan benar.
Begitu sebaliknya, guru di sekolah harus memberi edukasi. Namun dalam mendidik karakter bangsa bukan hanya tugas guru, pemerintah, tetapi juga semua pihak yang berkompeten sehingga pelajar bisa memahami cara menangkal informasi hoaks.
Forjas dalam melakukan sosialisasi antihoaks di kalangan pelajar dilakukan dengan road show ke beberapa sekolah, menggandeng beberapa pihak seperti Polres Metro Kota Bekasi, Komisioner KPU Kota Bekasi, dan lainnya.
Dalam sosialisasi, juga ikut memberikan beberapa perlombaan kepada kalangan pelajar seperti lomba karya tulis, cara menulis berita dan lainnya. Setiap peserta juga diberikan sertifikat.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK KGB 1 Bekasi, Jejen, menyambut baik apa yang dilaksanakan Forjas Kota Bekasi.
Dikatakan sosialisasi tersebut untuk meningkatkan pengetahuan dan mengedukasi kepada pemilih pemula di kalangan pelajar agar memiliki benteng dan filter informasi yang masuk.
“Kami tegaskan bahwa SMK KGB 1 Bekasi sebagai sekolah antihoaks,” paparnya menambahkan.