Soal Infrastruktur Dominasi Usulan Musrenbang di Bekasi
Editor: Koko Triarko
BEKASI – Pembangunan infrastruktur menjadi usulan paling dominan dari sejumlah kelurahan, yang diajukan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja, Pembangunan Daerah (RKPD) 2020, di tingkat kelurahan di Kota Bekasi, Jawa Barat.
“Mayoritas usulan masyarakat di Kelurahan Bojong Rawalumbu, masih berkutat di persoalan infrastruktur, seperti jalan dan saluran air,” kata Lurah Bojongrawalumbu, Machfud Saifuddin, usai membuka Musrenbang tingkat Kelurahan, Rabu (16/1/2019).
Menurutnya, dalam Musrenbang tersebut, Kelurahan setidaknya sudah menampung empat usulan dari 41 RW, untuk menjadi skala prioritas pada 2020 mendatang, dan dibawa ke tingkat Musrenbang Kecamatan Rawalumbu.
“Tahun 2019, Pemkot Bekasi mengucurkan dana Rp10,4 miliar, guna menyerapkan 42 rencana program pembangunan yang terealisasi melalui APBD Kota Bekasi.” katanya.
Padahal, imbuhnya, Pemerintah Kota Bekasi membuka peluang kepada pengurus RT/RW untuk mengusulkan program penguatan sosial, kepemudaan atau UMKM yang ada di lingkungan masing-masing.
Namun, ia tetap berharap pengurus RT/RW tidak bosan merumuskan usulan masyarakat, meskipun belum sepenuhnya terealisasi.
Hal senada disampaikan Lurah Jakasempurna, Kecamatan Bekasi Barat, Nurdin. Ia mengatakan, dari rumusan dengan menerima 66 usulan dari RW setempat, dapat disimpulkan persoalan pembangunan infrastruktur cukup mendominasi.
“Usulan soal kelanjutan pembangunan folder air yang terletak di RW 20 sebagai penampung saat hujan, serta empat perbaikan jalan di wilayah Jakasampurna, diminta agar mendapat prioritas,” ucap Nurdin.
Menurutnya, untuk perbaikan jalan, tahun 2019 Kelurahan mendapat kucuran dana Rp1,5 miliar, untuk betonisasi dan Rp250 juta untuk perbaikan sarana air.
Lurah Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, Warsim Sunarya, juga mengatakan hal senada. Bahwa, masyarakat melalui RT/RW mengusulkan soal perbaikan infrastruktur.
Ia berharap, warga di Kelurahan Cikiwul, selain mengusulkan soal infrastruktur, juga terkait pembangunan data informasi Cikiwul dan pembangunan pendopo kelurahan.
Musrenbang tingkat Kelurahan tersebut, dihadiri masing=-masing anggota DPRD Kota Bekasi, sesuai daerah pemilihan. Terpantau para anggota dewan selain mendengarkan langsung usulan, juga memberi masukan, dan menjanjikan akan memperjuangkan aspirasi masyarakat.