Satgas Pamtas Patroli Kesehatan di Perbatasan Indonesia-Papua Nugini

MERAUKE — Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonmek 521/DY, terus menunjukkan kepeduliannya terhadap warga di perbatasan Indonesia-Papua Nugini. Selain melakukan pemeriksaan, juga memantau kondisi kesehatan masyarakat di wilayah perbatasan tersebut.

Danpos Kalimaro, Serka Setiyo, mengungkapkan beberapa faktor dinilai menjadi pemicu utama timbulnya penyakit di daerah perbatasan itu, khususnya penyakit yang menyerang warga Distrik Kalimaro, Kabupaten Merauke, Papua.

“Wawasan warga mengenai pentingnya kesehatan, masih sangat minim. Padahal, kesehatan itu penting dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Setiyo melalui keterangan tertulis yang diterima Cendana News, Rabu dinihari (30/1/2019).

Selain pemeriksaan, kata Setiyo, ia bersama personel Satgas lainnya juga melakukan perawatan kesehatan terhadap masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan.

“Ketika pertama kali ke sini, kami sangat prihatin dengan kondisi warga. Kebanyakan, warga di sini masih menggenakan baju yang bisa dikatakan tidak layak untuk dipakai,” sebutnya seraya membulatkan niat untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat di sini.

Sementara itu, Meriam Elenia (55), salah satu warga Kampung Bupul, Distrik Kalimaro mengakui jika pelayanan kesehatan yang diberikan oleh Satgas tersebut, dinilai sangat membantu ia bersama warga lainnya.

Bagaimana tidak, kata Elenia, ia bersama warga lainnya tak harus berjalan kaki menuju pos kesehatan, maupun Puskesmas setempat.

“Kami tidak datang ke pos bapak-bapak TNI ini. Tapi, malah sebaliknya, bapak-bapak ini yang datang ke rumah-rumah warga,” ujarnya.

Lihat juga...