Kaltim Galakkan Penanaman Pangan di Tepi Jalan Poros Balikpapan-Samarinda
Redaktur: ME. Bijo Dirajo
BALIKPAPAN — Program pembangunan daerah menciptakan swasembada pangan terus dilakukan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Salah satunya dengan menetapkan program hutan rakyat yang mengembangkan kegiatan penanaman tanaman pangan di tepi jalan sepanjang poros Samarinda-Balikpapan.
Gubernur Kaltim, Isran Noor meminta kepada instansi terkait untuk mengembangkan program tersebut karena potensi lahan yang dimiliki daerah setempat sangat luas.
Isran menilai potensi lahan yang besar dan luas yang dimiliki Kaltim sangat baik untuk dikembangkan tanaman pangan, terutama yang belum terkelola dengan baik bahkan terlantar.
“Tahun ini kita mulai mengoptimalkan lahan-lahan produktif yang tidak dikelola bahkan terlantar, termasuk sepanjang Samarinda-Balikpapan,” tandasnya, Senin, (7/1/2019).
Ia sangat prihatin atas kondisi Kaltim selama ini yang memiliki keunggulan wilayah, ditambah potensi lahan yang besar, namun komoditi pangan masih harus mendatangkan dari daerah lain. Bahkan, optimalisasi penanaman di lahan kritis dan terlantar untuk kegiatan reboisasi hanya dilakukan perusahaan dan kementerian/instansi tertentu tanpa banyak melibatkan masyarakat.
“Tanaman yang ditanam bukanlah kebutuhan rakyat dan kegiatan penanaman juga tidak melibatkan masyarakat. Pola itu harus diubah dan masyarakat harus diberdayakan guna mewujudkan ketahanan pangan masyarakat,” tutur Isran Noor.
Diperlukan program dan kegiatan inovatif instansi yang membidangi pertanian guna meningkatkan produksi serta produktifitas pangan.
Disebutkan, pengelolaan dan pemanfaatan lahan-lahan terlantar maupun lahan kritis seperti eks lahan kehutanan (HPH) maupun eks lahan pertambangan batu bara yang banyak terdapat di sekitar masyarakat harus dilakukan.
“Penanaman lahan-lahan kritis maupun eks kegiatan perusahaan yang terlantar selayaknya melibatkan masyarakat. Yang ditanam sebaiknya tanaman pangan. Selain untuk kebutuhan mereka, juga meningkatkan pendapatannya,” bebernya.
Dia menambahkan yang terpenting harus memberdayakan masyarakat agar berimbas pada percepatan mengentasan kemiskinan guna peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat.