Ibu-ibu di Paniai Menerima Pencairan Program Bangga Papua

Ilustrasi - Foto: Dokumen CDN

JAYAPURA – Sebanyak 2.085 orang ibu-ibu di Kabupaten Paniai, menerima manfaat program Bangun Generasi dan Keluarga Sejahterah (Bangga) Papua. Sebelumnya, program tersebut direncanakan akan menyasar 4.435 orang ibu atau wali sasaran program. Anggaran yang disiapkan untuk program tersebut Rp6,8 miliar.

Ketua Sekretariat Bersama (Sekber) Program Bangga Papua Kabupaten Paniai, Elieser Yogi, mengatakan, pencairan bantuan kepada 2.085 ibu-ibu penerima manfaat, telah dilakukan pada 13 hingga 21 Desember 2018 lalu di Paniai.

“Jadi pembayaran program Bangga Papua untuk pertama kalinya itu pada Desember 2018, kepada 2.085 orang ibu atau wali penerima manfaat. Dari jumlah 4.435 orang ibu atau wali penerima manfaat yang berhak menerima, sesuai dengan Keputusan Gubernur Papua No.188.4/428/Tahun 2018, tentang daftar penerima manfaat program Bangga Papua,” katanya, Minggu (27/1/2019).

Dengan pembayaran untuk periode 2018 tersebut, perlu dilakukan Rapat Koordinasi (rakor) untuk persiapan implementasi program tersebut di tahun ini. “Jadi, pada 24 hingga 25 Januari 2019, Sekber Bangga Papua Kabupaten Paniai, telah melaksanakan rakor untuk evaluasi pembayaran tahap pertama, dan persiapan pembayaran tahap kedua tahun ini,” jelasnya.

Menurut Elieser, yang juga Sekretaris Bappeda Kabupaten Paniai, rakor digelar di ruang pertemuan Kantor Bupati Paniai. Dibuka dan dipimpin langsung Bupati Meki Nawipa, dan dihadiri oleh sejumlah organisasi perangkat daerah setempat dan mitra kerja.

“Mitra kerja yang hadir itu ada perwakilan dari Mahkota, Kompak, BaKTI, Unicef dan Bank Papua. Dalam rakor itu ada laporan implementasi program Bangga Papua 2018, oleh Sekber Kabupaten Paniai. Presentasi dan sosialisasi dari Bank Papua terkait SOP pembukaan dan penarikan dana dari bank. Evaluasi implementasi program Bangga Papua di Kabupaten Paniai dan rencana kerja,” tuturnya.

Mengenai sisa pembayaran kepada 2.350 ibu atau wali penerima manfaat program Bangga Papua, akan dibayarkan pada akhir bulan ini. “Rencananya akan dibayarkan mulai 30 Januari 2019 hingga Februari 2019 di Enarotali, dan dibeberapa tempat lainnya,” katanya.

Elieser menyebut, pembayaran kepada 2.085 ibu atau wali penerima manfaat program Bangga Papua, diperuntukkan kepada 13 distrik dari 24 distrik yang ada di Kabupaten Paniai. Program Bangga Papua merupakan salah satu terobosan kebijakan strategis daerah yang digagas Gubernur Papua periode 2014-2019, Lukas Enembe, untuk mewujudkan generasi emas anak-anak asli yang sehat, cerdas dan berkarakter.

Sebanyak tiga kabupaten di Tanah Papua menjadi daerah percontohan untuk pelaksanaan program Bangga Papua. Ketiganya adalah, Kabupaten Paniai, Kabupaten Lanny Jaya dan Kabupaten Asmat. Program Bangga Papua, memberikan proteksi khusus untuk anak dari warga atau orang asli Papua di tiga kabupaten percontohan. Mereka masuk katagori tingkat kemiskinan tinggi, serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM)-nya yang sangat rendah.

Program Bangga Papua, digulirkan pada 2018 dengan memberikan uang Rp200 ribu per-bulan, per-anak asli Papua di bawah empat tahun. Dana bantuan akan ditransfer melalui rekening pribadi ibu rumah tangga di Bank Papua, dan di danai langsung anggaran Otonomi Khusus Papua. (Ant)

Lihat juga...