Harga Ikan Gabus, Bahan Baku Pempek Naik

Ilustrasi - Pempek khas Palembang- Foto Dok CDN

PALEMBANG – Harga ikan gabus giling, bahan baku utama membuat makanan khas Palembang, Pempek, sejak beberapa bulan terakhir bergerak naik.

Pemilik usaha Pempek Sodop, di kawasan Jalan Bidar Kampus POM IX Palembang, Fakhlani, mengeluhkan hal tersebut. Harga ikan gabus giling, terus naik. Sementara ikan gabus adalah, bahan baku utama pembuatan makanan khas warga Bumi Srwijaya tersebut.

Dari catatannya, harga ikan gabus dalam dua bulan terakhir bergerak dari Rp65.000 per kilogram (kg), secara bertahap naik menjadi Rp85.000 per-kg, kemudian 100.000 per-kg. Dan kini harganya sudah mencapai Rp120.000 per-kg. Selain harga yang melonjak, stok ikan gabus di pasar juga sangat terbatas. Pedagang pempek sering kekosongan barang, sehingga tidak bisa membeli dalam jumlah banyak untuk persediaan.

Kondisi tersebut cukup menyulitkan, karena selain harus mengeluarkan biaya produksi yang lebih besar. Pedagang pempek, juga harus berkeliling ke sejumlah pasar untuk mendapatkan ikan gabus sesuai kebutuhan.

Fakhlani menyebut, kondisi tersebut terjadi rutin setiap tahun. Terutama saat musim hujan dan air sungai mengalami pasang. Diharapkan, ada solusi dari pemerintah daerah setempat, agar pasokan ikan gabus tetap bisa stabil. “Dalam kondisi cuaca apapun di sepanjang tahun harapannya ikan gabus selalu ada,” harapnya.

Pedagang ikan di pasar tradisional Sekip Ujung, Suwandi, menyebut, harga ikan gabus saat ini Rp120.000 per-kg. Melonjaknya harga ikan gabus, dipengaruhi pasokan ikan ke pasar tradisional berkurang. Sementara permintaan tetap tinggi. Pasokan ikan dari sejumlah daerah di sekitar Palembang ke pasar tersebut terbatas dan cenderung menurun. Kondisi tersebut mendorong harga bahan baku pempek terus bergerak naik.(Ant)

Lihat juga...